Resmi! Romelu Lukaku Gabung Fenerbahce, Nilai Transfer 6 Juta Euro
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
Aji Santoso / Liga Indonesia
Harianjogja.com, LAMONGAN - Persela menyetujui ajakan PSS untuk bermain dalam Celebration Game 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/1/2019) mendatang. Kesempatan itu akan dipakai Laskar Joko Tingkir untuk memantau pemain lokal.
Awal pekan nanti pelatih Persela, Aji Santoso, berencana menggelar seleksi terbuka untuk pemain lokal. Siapa tahu dari seleksi itu nanti bisa didapatkan pemain lokal yang sekiranya layak buat direkrut.
“Pemain hasil seleksi nanti akan dicoba di pertandingan melawan PSSI. Saya ingin melihat kemampuan mereka,” kata Aji Santoso, dikutip dari laman Liga Indonesia.
Sekadar diketahui PSS yang akan menjadi lawan nanti, juga bakal kompetitor Persela di Liga 1 2019.
Oleh karena itu Aji Santoso berharap para pemain lokal yang diseleksi, bisa menunjukkan kemampuan maksimal. Usaha mereka dipastikan tidak bakal sia-sia, karena Persela juga butuh tambahan pemain lokal dalam menyongsong Liga 1 musim 2019.
Di sisi lain Persela juga disibukkan dengan mencari pemain asing. Itu karena semua pemain asing di musim kemarin sudah diputuskan tidak dipertahankan.
Nilai kontrak yang tinggi membuat Persela memilih mencari pemain asing yang lain. Hal ini sebagai bentuk efisiensi dalam belanja pemain asing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
Menkum Supratman Andi Agtas menyebut Prabowo meminta pembahasan RUU Perampasan Aset segera dipercepat oleh DPR.
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
pesan “Daerah Kuat, Indonesia Berdaulat” yang disampaikan Ketua DPD RI sejalan dengan arah pembangunan nasional yang membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah
DPRD Bantul meminta pemerintah pusat menambah TKD agar program pembangunan yang tertunda bisa berjalan, terutama pendidikan dan kesehatan.