Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026, PDIP Ungkap Alasan
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
instagram Kito Sriwijaya
Harianjogja.com, PALEMBANG - Sriwijaya FC mengalahkan tim Keluarga USU Medan dengan skor telak 6-2 pada pertandingan babak 32 Piala Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (30/1/2019) sore.
Kemenangan pada pertandingan ini membuka peluang Laskar Wong Kito ke babak 16 asalkan pada laga leg kedua di Medan pada 7 Februari mendatang, tim ini minimal tidak dikalahkan USU Medan dengan skor 0-4. Sejak menit awal, Sriwijaya FC langsung menerapkan strategi menyerang.
Hasilnya, dua gol berhasil diciptakan Slamet Budiono pada menit ke-7 dan menit ke-25. Tertinggal dua gol, memancing semangat lawan untuk mengejar ketinggalan. Dan momen untuk menjebol gawang Sriwijaya FC terbuka lebar ketika strategi serangan balik tidak mampu diredam. Adalah Riki Ari Putra Harahap yang mampu menjebol gawang SFC yang dijaga Dickri Yusron. Skor berubah 2-1 untuk SFC.
Dalam situasi tersebut, tanpa diduga Slamet Budi diganjar kartu merah oleh wasit lantaran menjegal keras pemain lawan. Walhasil SFC harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 38.
Memasuki babak kedua, SFC kembali menaikkan tempo permainan seiring dengan mulai terbacanya irama permainan USU Medan. Penyerang SFC Risky Dwi Ramadhana dapat menceploskan gol setelah menerapkan strategi one two dengan TA Musafri. Skor berubah 3-1 untuk Laskar Wong Kito.
Tertinggal tiga gol terpaksa membuat USU Medan menarik sejumlah pemain, untuk menyuntikan amunisi baru. Namun upaya itu kurang berbuah hasil, karena SFC kembali mencetak gol melalui Yogi Novrian pada menit ke-53, dan dua gol dari Musafri pada menit 71 dan menit 75. Sehingga skor berubah 6-1.
Namun, lawan mampu memperkecil jarak di pengujung babak melalui skema serangan balik dari sepakan Riki Air Harahap. Skor akhir pun menjadi 2-7 untuk kekalahan USU Medan. Pelatih PS Keluarga USU Medan Yudha Hendrawan, mengakui timnya cukup kesulitan mengimbangi tuan rumah. Apalagi, dalam laga ini Keluarga USU mayoritas diperkuat pemain muda dan miskin pengalaman melawan tim kuat karena selama ini bermain di Liga 3.
"Pemain kami mayoritas berusia 18 dan 19. Pemain kami sangat terlihat kurang pengalaman, dan kurang improvisasi di lapangan. Tapi kami memetik banyak pelajaran di sini, ujarnya.
Sementara itu, Pelatih SFC Hartono Ruslan mengatakan sangat bersyukur atas hasil ini karena timnya tidak menjalani persiapan maksimal untuk berkompetisi di babak 32 Piala Indonesia.
Saya senang anak-anak tetap semangat, tapi ke depan harus lebih kerja keras lagi karena lawan meski mahasiswa tidak boleh diremehkan karena buktinya bisa mencetak dua gol, kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan