Bernardo Silva/Reuters-Jason Cairnduff
Harianjogja.com, JOGJA—Everton pernah punya reputasi sebagai pembunuh Manchester City. Namun, dalam lanjutan Liga Premier Inggris di Goodison Park, Kamis (7/2) pukul 02.45 WIB, status tersebut bisa jadi hanya masa lampau.
Seperti dilansir manchestereveningnews.co.uk, Selasa, Everton mampu menunjukkan diri sebagai tim penakluk (bogey team) bagi City. The Toffees pernah memaksa City hanya mencuri dua kemenangan dalam 17 duel di Goodison Park. Namun belakangan, Everton dengan mudahnya ditindas The Citizens, bahkan ketika bermain di kandang. Terbukti, Everton menelan dua kekalahan dalam tiga perjamuan terbaru kontra City. Salah satunya The Toffees dilumat 1-3 oleh pasukan Josep “Pep” Guardiola dalam duel terbaru kedua tim di Goodison Park, Maret 2018.
City tentu sangat bernafsu kembali mengulang pesta gol di Goodison Park untuk kembali ke puncak klasemen sementara yang direbut Liverpool sejak awal Desember 2018 silam. Kemenangan ini sekaligus menjadi modal bagi Kevin de Bruyne dkk. yang bakal menjamu Chelsea di Etihad, Minggu (10/2/2019) mendatang.
“Kami punya laga berat melawan Everton dan Chelsea, di mana dua-duanya harus kami menangi. Jika tidak, akan sulit bagi kami dalam perebutan gelar Liga Premier kali ini,” ujar gelandang serang City, Bernardo Silva, seperti dilansir Reuters.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos