Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid: Perlinsos Harus Tepat Sasaran
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Satgas Antimafia Bola menunjukkan barang bukti penggeledahan apartemen dan kantor Joko Driyono. /Okezone- Puteranegara
Harianjogja.com, JAKARTA - Satgas Antimafia Bola menggeledah Kantor dan Apartemen Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri).
Ketua Satgas Antimafia Bola Polri Brigjen Hendro Pandowo mengungkapkan pihaknya mengamankan uang sejumlah Rp300 juta ketika melakukan penggeledahan di Kantor dan Apartemen Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri).
"Total uang Rp300 juta. [Ditemukan] di berbagai tempat ini perkembangan tidak hanya di Kantor PSSI tapi juga Apartemen Jokdri," kata Hendro dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).
Selain uang, penyidik juga melakukan penyitaan sejumlah barang bukti lainnya. Antara lain, dokumen aliran dana, buku tabungan dan sembilan handphone.
Hendro menambahkan, pihaknya masih terus mendalami adanya temuan dari uang dan barang bukti tersebut. Namun, dia meminta waktu untuk proses pembuktian bahwa uang itu apakah terkait pengaturan skor atau tidak.
"Kami sedang dalami ada aliran dana. Tabungan, HP sampai 9 tentunya kami perlu waktu mendalami kami harus penyelesaian terhadap enam orang yang ditahan yang berkasnya sudah dikirim," papar Hendro.
Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga kuat sebagai aktor intelektual perusakan terhadap barang bukti skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia.
Polisi mendapatkan informasi tersebut berdasarkan tiga orang tersangka yang sudah ditangkap terkait dengan kasus pengrusakan barang bukti itu. Ketia orang yang terlebih dahulu ditangkap adalah, M Mardani Mogot alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur.
Mereka masuk ke Kantor Komdis PSSI yang telah dipasangi garis polisi untuk mengambil barang bukti berupa rekaman CCTV, laptop, ponsel, dan beberapa dokumen.
Padahal area yang disegel dengan garis polisi tidak boleh diakses karena dalam proses penegakan hukum. Ketiga tersangka yang ditangkap adalah berprofesi sebagai office boy di Kantor PSSI, supir dan Stafnya Joko Driyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
WhatsApp menghadirkan Meta Business Agent untuk bisnis Indonesia. Agen AI ini membantu melayani pelanggan 24 jam dan mempercepat respons hingga penjualan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.