Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka, Ini Reaksi PSS Sleman dan PSIM Jogja

Jumali
Jumali Minggu, 17 Februari 2019 16:55 WIB
Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka, Ini Reaksi PSS Sleman dan PSIM Jogja

Pertandingan antara PSIM Jogja melawan PSS Sleman di Stadion Sultan Agung Bantul, 26 Juli lalu / Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, SLEMAN - Dua tim asal DIY, PSS Sleman dan PSIM Jogja memilih tidak banyak memikirkan mengenai kemungkinan terburuk usai Plt Ketum PSSI Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka.

Kedua tim memilih menanti hasil rapat darurat Exco PSSI terkait kemungkinan adanya Kongres Luar Biasa (KLB) usai penetapan tersangka terhadap Joko Driyono.

"Kami belum bisa berkomentar banyak. Semua mekanisme ada di statuta yang jelas," ucap Sekretaris PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa, Minggu (17/2/2019).

Hal sama juga diungkapkan kubu PSS Sleman. Juru bicara PT Putra Sleman Sembada, selaku perusahaan pengelola PSS, Yohanes Sugianto mengatakan pihaknya masih menunggu reaksi dari anggota dan rapat Exco PSSI terkait dengan adanya penetapan tersangka terhadap Joko Driyono.

"Jika memang arahnya menuju KLB, ya mau tidak mau harus diikuti. Namun semua kan harus berpegang kepada statuta," ucap Pak Yo-panggilan akrab Yohanes Sugianto.

Sebab, menurutnya, ada ketentuan mengenai pengajuan KLB. Di mana harus ada usulan dari dua pertiga anggota suara kepada Exco dan pengajuan KLB dilakukan tiga bulan sebelumnya oleh Exco PSSI. Jika tidak, Exco PSSI mengusulkan KLB dan menyampaikan agendanya.

"Oleh karena itu, kami berharap PSSI mampu melewati masa ujian ini dengan baik, tidak mengganggu persiapan kompetisi, terutama Liga 1, Piala Presiden dan kelanjutan Piala Indonesia," harap Pak Yo.

Sedangkan pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro memastikan tetap fokus menyiapkan tim untuk kompetisi Liga 1 mendatang. “Kami saat ini tetap persiapan, sembari melengkapi pemain,” ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online