Penerbangan Muscat-Medan Dibuka, Wisatawan Timur Tengah Dibidik
Penerbangan Muscat-Medan resmi dibuka. Rute SalamAir diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara dan Danau Toba.
Petugas panpel berusaha membubarkan penonton yang masuk ke lapangan seusai pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (6/11/2018)./ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JAKARTA—Hidayat, mantan anggota Komite Eksekutif (Komeks) PSSI yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pengaturan skor tak hanya berupaya menyogok Madura FC agar mengalah dari PSS. Dia bahkan berencana membeli pemain secara lancung untuk memuluskan rencananya.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan
Hidayat menyodorkan suap kepada Januar, Manajer Madura FC demi memenangkan PSS Sleman.
Menurut Dedi, Hidayat memaksa Januar menerima sogokan itu, bahkan siap menambah nilai uang pelicin. Saat memberikan keterangan dalam gelar wicara Mata Najwa sebelum mafia pengatur skor ini dibongkar polisi, Januar mengaku menolak uang suap tersebut.
“Kalau [Januar] tidak menuruti, maka saudara H [Hidayat] sedikit mengancam, bahkan sudah menyiapkan dana Rp150 juta dan bahkan akan membeli pemain agar PS Sleman menang lawan Madura United,” ujar Dedi kepada wartawan, Senin (25/2/2019).
Saat PSS Sleman melawan Madura United, Hidayat diduga menyuap manajer Madura United, Januar Herwanto dengan fulus Rp100 juta agar memberikan kemenangan bagi PSS Sleman.
“H menawarkan sejumlah uang kepada saudara Januar mulai dari Rp100 juta,” tuturnya.
Hidayat sudah ditetapkan sebagai tersangka penyuapan akibat perannya dalam skandal ini.
“Peran H [Hidayat] cukup masif di dalam pertandingan tersebut dan menentukan perangkat pertandingan.”
Hidayat selalu meminta agar PSS Sleman dapat dimenangkan dalam tiap laga dan meraih tiga poin. “H ini minta agar PSS Sleman selalu dimenangkan baik di kandang maupun tandang,” ucap Dedi.
Hidayat sudah dijatuhi sanksi oleh PSSI karena mengatur skor. Dia dinyatakan bersalah. Dia pun mengundurkan diri dari Komite Eksekutif PSSI. Sementara, PSS Sleman berhasil menjuarai Liga 2 2018 sekaligus melaju ke Liga 1 2019. Adapun Madura FC gagal promosi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Penerbangan Muscat-Medan resmi dibuka. Rute SalamAir diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara dan Danau Toba.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.