Mantan Pelatih Mental Timnas U-19 Jadi Direktur Akademi PSS Sleman

Jumali
Jumali Rabu, 03 April 2019 15:27 WIB
Mantan Pelatih Mental Timnas U-19 Jadi Direktur Akademi PSS Sleman

Guntur Cahyo Utomo/PSS-Sleman.co.id

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman merekrut Guntur Cahyo Utomo sebagai Direktur Akademi yang menangani tim kelompok umur. Mantan pelatih mental Timnas U-19 Indonesia ini direkrut karena PT Putra Sleman Sembada, perusahaan pengelola PSS,  wajib membentuk tim Elite Pro Academy.

"PT Putra Sleman Sembada berkomitmen dengan pengembangan usia dini. Kebetulan PSSI mewajibkan semua klub Liga 1 mempunyai tim tiga kelompok umur di bawahnya, yakni U-16, U-18 dan U-20. Seiring dengan itu, yang menjadi perhatian bagi PSS adalah  mengembangkan sepak bola usia muda," kata Guntur, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (3/4/2019).

Menurut Guntur, PSS Sleman penting untuk  menyiapkan sedini mungkin pembentukan pemain baik melalui manajemen, latihan, dan kompetisi yang lebih baik. Dia mengharapkan akademi klub dapat menciptakan regenerasi pemain secara berkelanjutan.

"Regulasi dari PSSI untuk Elite Pro Academy ini sangat detail, memerhatikan hingga cara berlatih dan bermain, dan harus dilaporkan dalam bentuk dokumentasi kepada PSSI. Ini sebagai bentuk standadrisasi pengelolaan dan pelaksanaan Elite Pro Academy ini," ujar Guntur.

Rencananya, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, pertama adalah mengumpulkan data. "Ini akan menguntungkan bagi PSS yang secara rutin membutuhkan pemain. Untuk tim nasional, kami bisa melacak pemain melalui Elite Pro Academy yang terdokumentasi. Kami bisa mengakses informasi dari semua klub lain, sehingga semua saling terjalin," tuturnya.

Guntur mencontohkan apa yang dilakukan oleh klub-klub Eropa, seperti Ajax Amsterdam, Barcelona dan Manchester United dalam membangun akademi. Hal ini bisa ditiru dan diaplikasikan oleh PSS ke depan.

"Tentu saja kami berbicara ideal, tetapi disesuaikan dengan konteks lokal, karena kami tidak mungkin seperti mereka dalam waktu dekat. Ada prinsip-prinsip dan benang merah yang bisa kami ambil dari mereka. Seperti filosofi dasar pembentukannya," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online