Agar Tak Rusuh, Bonek Minta Final Piala Presiden 2019 Digelar di Tempat Netral

Jumali
Jumali Senin, 08 April 2019 08:17 WIB
Agar Tak Rusuh, Bonek Minta Final Piala Presiden 2019 Digelar di Tempat Netral

Suporter Persebaya/Antara-Moch. Asim


Harianjogja.com, SURABAYA - Kelompok suporter Persebaya, Bonek, meminta PSSI menggelar laga final Piala Presiden 2019 yang mempertemukan Persebaya melawan Arema FC di tempat netral. Alasannya, rivalitas dari suporter kedua kesebelasan akan berpengaruh terhadap keamanan.

Sesuai jadwal, laga leg perdana partai final Piala Presiden 2019 antara Persebaya melawan Arema FC, dihelat di  Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 9 April mendatang. Tiga hari kemudian, giliran Arema menjamu Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Kami inginnya cari tempat yang netral. Sebab yang ditakutkan bila home and away, pas pertandingan terakhir akan rusuh," ujar salah satu pentolan Bonek, Agus Bimbim dikutip dari laman resmi PSSI.

Dia menyebutkan, bila Persebaya yang juara dan gelar juara tersebut didapatkan di kandang Arema, diprediksinya akan rusuh. Begitu juga sebaliknya, bila Arema menjadi juara.

"Menurut saya, home and away itu takutnya rusuh. Saya punya pikiran, kalau lolos ke final dan Persebaya main di Arema, lalu menjadi juara, pasti rusuh. Sedangkan kalau Arema yang jadi juara, dan mainnya di Bung Tomo, akan rusuh. Makanya saya minta tolong cari tempat netral untuk pertandingan final Arema vs Persebaya," ulasnya.

"Nggak tahu di mana tempat untuk final, tapi penyelenggara Piala Presiden harus siap. Sebab, mereka seharusnya juga sudah mengantisipasi, bila Arema, Persebaya, Persija atau Persib yang lolos ke final," sambungnya.

Agus Bimbim menegaskan bila tidak siap, lebih baik tidak menyelenggarakan turnamen tersebut. Apalagi untuk laga berisiko bentrok atau rusuh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online