AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Kapten PSIM Jogja Hendika Arga merayakan gol ke gawang Martapura FC pada laga pekan ke-6 Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (3/7/2018) sore./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - Sikap ksatria ditunjukkan mantan kapten PSIM Jogja Hendika Arga Permana di Monumen PSSI, Jumat (12/4/2019) sore. Di hadapan awak media, pemilik nomor punggung 8 di PSIM Jogja musim lalu ini meminta maaf kepada suporter Laskar Mataram atas apa yang telah dialami oleh pemain asal Bantul ini.
“Saya ingin ucapkan permohonan maaf kepada semua pihak, terutama suporter, baik The Maident maupun Brajamusti, terkait kata-kata yang tidak sengaja dan hal yang kurang berkenan,” ujar Hendika Arga.
“Semoga dengan kembalinya saya ke PSIM saya bisa memberikan yang terbaik untuk tim ini,” terangnya.
Dia enggan menanggapi penolakan dan tanggapan negatif dari suporter menyusul peminjamannya ke PSS Sleman lalu dan keputusannya pensiun dini. Arga urung gantung sepatu setelah bergabung dengan Bogor FC beberapa waktu lalu. Namun, nasib berkata lain. Keputusan Hendika bergabung dengan Bogor FC justru membawanya kembali ke PSIM Jogja.
“Ya, ada kabar bakal kembali ke PSIM, itu pun belum resmi. Jadi saya belum bisa jawab,” ungkapnya.
Arga mengaku mendapatkan dukungan penuh dari keluarga karena kembali ke Jogja. Selain sudah sangat kenal dengan PSIM, bergabungnua Arga ke Laskar Mataram juga memudahkan keluarga untuk mendukung langsung penampilannya di lapangan. “Saya berharap ke depan bisa lebih baik, semua pihak bisa bekerja sama demi kepentingan PSIM,” harapnya.
Pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic menilai kesalahan yang dilakukan oleh Arga sudah selayaknya dimaafkan oleh suporter Laskar Mataram. Sebab, meski sempat menerima tawaran dipinjamkan ke PSS Sleman, Arga belum pernah bermain untuk PSS Sleman dan tidak memberikan kontribusi kepada skuat Super Elang Jawa menjadi juara Liga 2 2018.
“Dia belum pernah punya menit main di Sleman. Dia juga tidak punya kontribusi baik di babak 8 besar maupun membawa PSS naik ke Liga 1,” ucap Vlado.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jam keberangkatan dan kedatangan di tiap stasiun.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.