Sebelum Melawan Chelsea, Salah Jadi Korban Rasis via Medsos

M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis Minggu, 14 April 2019 13:47 WIB
Sebelum Melawan Chelsea, Salah Jadi Korban Rasis via Medsos

Mohamed Salah/Reuters-Andrew Yates

Harianjogja.com, JOGJA – Striker Mohamed Salah menjadi korban rasisme via medsos oleh suporter Chelsea. Pelatih Liverpool Jurgen Klopp menggambarkan dugaan pelecehan tersebut sebagai hal yang menjijikkan dan menyerukan agar suporter rasis dilarang dari semua stadion sepak bola seumur hidup.

Tiga penggemar Chelsea dilarang memasuki Stadion Slavia Praha saat The Blues melakoni pertandingan Liga Europa pada Jumat (12/4/2019) setelah video muncul berisi rasisme terhadap Salah muncul di media sosial.

Chelsea, yang akan bertandang ke Liverpool dalam lanjutan Liga Primer Inggris, mengutuk segala bentuk perilaku diskriminatif, sementara kepolisian Merseyside mengatakan mereka sedang menyelidiki publikasi tweet ofensif yang dibuat terkait dengan pemain Liverpool.

"Itu menjijikkan. Ini contoh lain dari sesuatu yang seharusnya tidak terjadi," kata Klopp pada konferensi pers pada Sabtu (13/4/2019).

"Ini pertanda lain bahwa ada sesuatu yang sedikit keliru di luar. Semakin kuat reaksinya, semakin banyak itu membantu. Jika Anda melakukan sesuatu seperti itu, Anda seharusnya tidak dapat memasuki stadion lagi, dari sudut pandang saya, seumur hidup."

Salah, mantan pemain Chelsea, Pemain Terbaik Musim Ini di Inggris, memenangi penghargaan Pemain Terbaik Afrika untuk kedua kalinya berturut-turut pada Januari.

"Sepak bola adalah contoh terbaik tentang bagaimana berbagai ras dapat bekerja dengan sangat baik bersama. Tidak ada yang peduli di mana Anda berasal atau siapa orang tua Anda atau apa pun," tambah Klopp.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online