Jadwal KRL Jogja-Solo 19 Mei 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
instagram : PSIMJogja_official
Harianjogja.com, BOGOR - Masalah baru muncul di tubuh PSIM Jogja dalam pembentukan tim jelang kompetisi Liga 2 2019.
Sekitar 8 dari sembilan pemain muka lama PSIM Jogja yang dipertahankan oleh manajemen terancam hengkang dari pemusatan latihan di Bukit Hambalang, Bogor dan bergabung dengan klub lainnya. Hal ini dilakukan oleh para pemain lama PSIM Jogja setelah hingga Rabu (17/4/2019) siang, belum ada kejelasan nasib mereka di tim.
"Sampai siang ini belum ada kejelasan," kata salah satu pemain lama PSIM Jogja yang enggan disebutkan namanya, Rabu (17/4/2019) siang.
Oleh karena itu, 8 pemain lama yang belum bersepakat dan menandatangani kontrak ini berencana hengkang dari pemusatan latihan
di Bukit Hambalang, Bogor, jika tidak ada solusi mengenai nasib mereka, Kamis (18/4/2019) mendatang.
"Kami sepakat usai uji coba dengan tim Liga 3, besok [Kamis 18/4/2019], jika tidak ada kejelasan, kami akan pulang. Hari ini ada
satu pemain di antara kami yang rencananya pulang, jika sampai siang ini belum ada kejelasan. Sebab, dia sudah ada komunikasi dengan klub lainnya," sambungnya.
Menurut dia, persoalan yang dihadapinya bersama tujuh pemain lama PSIM Jogja sejatinya bukan kepada besaran nilai kontrak. Akan tetapi, lebih kepada proses negosiasi usai penyodoran nilai kontrak dari manajemen.
"Dikontrak pasti dikontrak. Cuman kami kecewa dengan negosiasi yang nilainya sudah dipatok. Dan tidak ada tawar-menawar. Ini bukan PSIM
Jogja yang sebenarnya," ungkapnya.
Adapun Ke-9 muka lama yang dipertahankan oleh Manajemen PSIM Jogja adalah Ivan Febrianto, Fandy Edy, Edo Pratama, Risman Maidulah,
Raymond Tauntu, Gilang Pratama, Hendrico, Supriyadi, dan Yoga Pratama.
Dalam perkembangannya, Raymond Tauntu melalui akun resmi Instagram @PSIMjogja_Official, Selasa (16/4/2019) malam dinyatakan telah
bersepakat kembali bergabung dengan Laskar Mataram.
"Jangkar Laskar Mataram Raymond Tauntu, hari ini resmi menandatangani perpanjangan kontrak baru selama satu musim dengan PSIM Jogja," tulis akun tersebut.
"Sementara 7 pemain lain yang telah di sodorkan perpanjangannya belum mau untuk menandatangani kontrak yang sebelumnya telah di sepakati sebelum berangkat TC di Sentul dengan Agung Damar selaku perwakilan manajemen dalam negosiasi ini," lanjut akun tersebut.
Apa yang dialami oleh ketujuh pemain PSIM Jogja ini berbeda dengan pernyataan dari pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic. Di mana, pelatih asal Montenegro ini mengaku telah mengumpulkan banyak data termasuk karakter permainan dan rekam jejak sembilan punggawa lama.
“Saya datang ke PSIM dengan data yang sebelumnya sudah saya kumpulkan.Saya tahu banyak nama yang main musim lalu dan sembilan pemain lama tak masalah. Saya sudah bicara dengn Fandy Edi, Raymond, Risman, Edo dan Yoga juga dan mereka bagus. Kami tidak masalah ya mereka langsung masuk dan ada dalam skema kami,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
5 peluang kerja freelance bergaji dolar yang bisa dikerjakan dari rumah, mulai content writer hingga desainer grafis.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.