Advertisement
Strama: Awal Kebangkitan Inter
Advertisement
http://www.harianjogja.com/?attachment_id=387983" rel="attachment wp-att-387983">http://images.harianjogja.com/2013/03/Antonio-Cassano-370x248.jpg" alt="" width="370" height="248" />
MILAN-Pelatih Inter Milan Andrea Stramaccioni melihat kemenangan 4-1 atas Tottenham sebagai "pijakan" untuk menjalani sisa musim kompetisi.
Pada leg pertama, Nerazzurri sempat menelan kekalahan 3-0 di White Hart Lane, namun berhasil menang 3-0 dan memaksakan perpanjangan waktu di mana akhirnya mereka tersingkir meski meraih agregat 4-4.
Advertisement
"Itu adalah malam dengan kinerja yang penting," kata Stramaccioni seperti dilansir Football-Italia, Jumat (15/3/2013).
"Terdapat suasana yang aneh dan banyak kritik. Tetapi kami selalu memberikan respon di lapangan. Kami membuat langkah besar kedepan dalam hal sepakbola. Kami juga menemukan kepastian jika kami tidak selalu memiliki. Kami semua akan bersatu dan ingin meraih prestasi tinggi di akhir kompetisi," harap pelatih berusia 37 tahun itu.
"Ini merupakan tanda penting kita mengirim hari ini dan hanya positif yang dapat saya lihat dari malam ini adalah bahwa kita tidak akan memiliki permainan pertengahan pekan perlu khawatir. Itu adalah penampilan terbaik kami musim ini. "
Saat menjamu Tottenham, Nerazurri tampak seperti tim yang berbeda jika dibandingkan sepekan lalu saat tampil di London.
Menurut Strama, comeback luar biasa yang diperlihatkan akan menjadi modal melawan Sampdoria, Minggu (17/3/2013) malam.
"Sekarang kami memiliki mini-turnamen untuk bermain di Serie A pada 10 pertandingan terakhir. Kami punya Sampdoria pada hari Minggu dan Juventus setelah itu. Saat ini yang terpenting adalah saatnya kami membuktikan dan menunjukkan bahwa saat kami bersatu, kritik yang ada akan hilang," pupus Strama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kecelakaan Bus dan Truk di Jalan Jogja-Solo Kalasan, Tiga Orang Luka
- Operasi Keselamatan Progo 2026, 2.560 Pelanggar Ditertibkan di Bantul
- Kasus TBC Jogja 2025 Tembus 1.333, Dinkes Perkuat Investigasi Kontak
- Puncak Musim Hujan, BPBD Bantul Waspadai Longsor
- Polda DIY Siaga Cegah Kejahatan Jalanan saat Ramadan
Advertisement
Advertisement




