Advertisement
Casey Stoner: Marc Marquez Kini Makin Licin Bersama Ducati
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8 - 2025). (MotoGP)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Legenda MotoGP Casey Stoner menilai Marc Marquez telah mencapai level adaptasi sempurna dengan Ducati Desmosedici GP26 jelang musim 2026. Kombinasi kecerdikan teknis dan strategi hemat ban disebut menjadi senjata utama sang juara dunia.
Stoner bahkan memberikan peringatan serius kepada para rival Marc Márquez menjelang musim 2026. Menurutnya, Marquez kini benar-benar menyatu dengan karakter Ducati Desmosedici GP26.
Advertisement
Seusai mengamati performa Marquez sepanjang musim lalu, Stoner melihat perubahan signifikan dalam pendekatan balap sang pembalap asal Cervera. Jika sebelumnya identik dengan gaya agresif dan penuh risiko, kini Márquez dinilai jauh lebih kalkulatif serta detail dalam membaca situasi lintasan.
Stoner menyoroti bagaimana Marquez memahami interaksi antara ban dan aspal secara lebih presisi. Ia tak hanya mengandalkan insting, tetapi juga memaksimalkan data teknis untuk menemukan celah keunggulan yang sulit terbaca oleh lawan.
BACA JUGA
Menurut Stoner, Márquez telah mencapai tahap adaptasi sempurna terhadap paket motor dan ban Ducati. Pendekatan berbasis analisis ini membuatnya semakin efisien dalam setiap fase balapan.
Salah satu aspek yang dibongkar Stoner adalah strategi pengelolaan ban pada paruh pertama lomba. Marquez disebut sengaja menjaga ritme dan tidak memaksakan performa sejak awal.
“Orang tidak sadar bahwa dia sangat berhati-hati dengan ban pada tahap awal, baru kemudian tancap gas di bagian akhir,” ujar Stoner dikutip dari Motosan.
Strategi tersebut membuat Marquez tampil sangat kuat di lap-lap penentuan. Saat ban para rival mulai menurun performanya, ia justru mampu meningkatkan intensitas dan melancarkan serangan balik.
Ujian di Tes Pramusim Thailand
Ujian berikutnya akan hadir dalam sesi pramusim di Buriram, Thailand, yang dijadwalkan pada 21–22 Februari 2026. Tes ini diyakini menjadi gambaran awal peta persaingan musim baru.
Kombinasi kematangan mental, kecerdasan membaca balapan, dan performa Desmosedici GP26 membuat Marquez diprediksi kembali menjadi tolok ukur di MotoGP 2026. Stoner menegaskan, jika para rival tak segera menyadari taktik pengelolaan ban tersebut, mereka akan terus menjadi korban manuver akhir balapan sang juara dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








