Advertisement
PSS Sleman 2 vs Persires 0 : Edu Akui Kalah Kelas
Advertisement
[caption id="attachment_413101" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=413101" rel="attachment wp-att-413101">http://images.harianjogja.com/2013/06/Fajar-PSS-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> Pemain PSS, Fajar Listiyantara berusaha berebut bola dengan pemain Persires di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (5/6/2013) malam. Jumali/JIBI/Harian Jogja[/caption]
Advertisement
SLEMAN-Direktur Teknik Persires Banjarnegara, Eduard Tjong mengakui tim asuhannya kalah kelas dibandingkan dengan PSS Sleman.
"Kami kalah kelas dibandingkan dengan Sleman. Secara kualitas kami jelas kalah jauh, namun anak-anak punya semangat," kata mantan arsitek Persiba Bantul itu kepada Harian Jogja, usai laga.
Mantan pemain Arseto Solo itu mengungkapkan sebagai tim baru memiliki modal semangat memang bisa menjadi pijakan untuk perjalanan tim ke depan. Sejak awal dirinya mengakui timnya memang tidak menargetkan banyak pada laga kali ini.
"Ya, karena modal semangat ya kami kesulitan saat berhadapan dengan tim yang sudah ada, seperti PSS ini. Tapi kami yakin di laga selanjutnya tidak akan ada masalah," tandas Edu.
Usai mengalami kekalahan 2-0 dari PSS, Persires akan menjamu Persibangga di kandang. Edu mengaku timnya dipastikan tidak akan mengalami kesulitan saat berhadapan dengan tim asuhan Ahmad Muhariyah tersebut.
"Ngak ada masalah. Mereka tim baru, saya juga tahu kekuatan mereka," cetusnya.
Simak berita menarik lainnya : http://digital.solopos.com/file/05062013/">http://digital.solopos.com/file/05062013/
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banjir Bandang di Buleleng Bali, 8 Orang Hanyut dan 3 Masih Dicari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dishub Bantul Siapkan 5 Posko Mudik Lebaran 2026, Ini Lokasinya
- Sampling Takjil di Jogokariyan, Dinkes Jogja Temukan Pewarna Berbahaya
- Angin Kencang Robohkan Pohon, Rumah Mbah Karto di Kulonprogo Hancur
- Sampah Dapur di Demangan Jogja Diolah Jadi Pakan Maggot
- Warga DIY Diajak Tanam Cabai Mandiri Guna Jaga Stabilitas Harga
Advertisement
Advertisement




