Advertisement
SERIE A : Teknologi Alat Semprot Piala Dunia Digunakan
Advertisement
[caption id="attachment_520531" align="alignleft" width="370"]http://images.harianjogja.com/2014/07/are-world-cup-referees-spraying-shaving-cream-on-the-field-usa-today1.jpg">http://images.harianjogja.com/2014/07/are-world-cup-referees-spraying-shaving-cream-on-the-field-usa-today1-370x241.jpg" width="370" height="241" /> Salah satu wasit pada gelaran Piala Dunia 2014 di Brasil menyemprotkan alat sebagai penanda sesaat sebelum dilakukan tendangan bebas/Reuters[/caption]
Advertisement
Harianjogja.com, ROMA-Liga profesional Italia dikabarkan akan mengadopsi penggunaan alat semprot pada musim mendatang. Teknologi ini sempat digunakan pada Piala Dunia 2014 lalu di Brasil.
Lega Serie A [Badan Liga Sepak bola Profesional Italia] menyatakan alat ini akan digunakan oleh wasit di Serie A dan Serie B pada musim 2014/2015 mendatang.
Selain digunakan di liga profesional Italia, teknologi ini direncanakan bakal digunakan dalam Liga Champions, Liga Eropa UEFA, Ligue 1, Ligue 2 dan Coupe de la Ligue musim depan.
Cairan semprot berwarna putih setelah satu menit akan menghilang dan digunakan untuk menandai tendangan bebas dan memastikan posisi pemain tidak lebih dekat dari 10 meter dari bola.
“Ini disahkan, jadi kami akan mulai mengadopsi teknologi baru ini,” ujar Presiden Lega Serie A Maurizio Beretta
“Kini kami tengah menyiapkannya. Kami harus memastikan ini tidak akan menyulitkan dalam penerapannya,” harapnya.
(JIBI/Soccerway)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




