Advertisement
ASIAN GAMES 2014 : Pemain Impor Filipina Ini Dilarang Tampil di Asian Games
Advertisement
Harianjogja.com, MANILA -- Harapan Filipina untuk memenangkan medali Asian Games untuk pertama kali dalam 16 tahun menurun, setelah pihak penyelenggara melarang bintang "impor" asal Amerika Serikat, Andray Blatche, kata ketua komite olah raga, Jumat (12/9/2014).
Penyelenggara melarang "centre" Brooklyn Nets yang dinaturalisasi Filipina Juni lalu karena tidak memenuhi tiga tahun bertempat tinggal yang menjadi persyaratan, kata Humas Komite Olimpiade Filipina, Joey Romasanta.
Advertisement
Marcus Douthit, pemain kelahiran Amerika yang menghabiskan karirnya dengan bermain di Eropa dan menjadi warga negara Filipina tahun 2011, akan menggantikan Blatche, kata Romansa.
Romasanta mengatakan, dia berharap tim yang akan berangkat ke Incheon, Korea Selatan, dapat tampil dengan baik meskipun tanpa kehadiran Blatche, yang baru ini memimpin Filipina dalam Kejuaraan Dunia di Spanyol.
"Saat kamu kehilangan satu pemain, itu saatnya kamu menunjukkan kebesaran hati," katanya.
Namun pelatih Chot Reyes menunjukkan kekhawatirannya.
"Baru mendengar kabar dari Incheon, kalau Blatche tidak dapat tampil, sangat di sayangkan. Harus mengeluarkan @DoughitMarcus dalam penampilan terbaiknya," kata Reyes dalam twitnya.
Filipina mengincar podium pertamanya di Asia untuk cabang bola basket setelah terakhir kali meraih medali perunggu tahun 1998 di Asian Games Bangkok.
Kepercayaan diri mereka meningkat setelah tampil baik di Kejuaraan Dunia, mengalahkan Senegal untuk meraih kemenangan pertama dalam 40 tahun di kejuaraan tertinggi itu dan juga bisa menampilkan permainan sengit melawan Kroasia, Yunani, Argentina dan Porto Riko.
Blatche diberikan kewarganegaraan Filiina dengan hukum istimewa yang di tandatangani dan dipercepat oleh Presiden Benigno Aquino pada bulan Juni.
Dia di rekrut secara istimewa dan dinaturalisasi untuk meningkatkan peluang Filipina dalam pertandingan internasional.
Bola basket adalah olah raga nomer satu di Filipina, sebuah warisan dari kolonial Amerika yang dulu berkuasa, tapi mereka selalu gagal dalam turnamen internasional karena tinggi badan mereka yang relatif pendek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




