OJK Temukan 11 Usaha Gadai Ilegal, Ini Daftar Namanya
OJK mengidentifikasi 11 usaha gadai swasta belum berizin dan sejumlah pinjaman pribadi ilegal. Simak daftar nama serta cara melaporkannya.
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman diangkat para pesepakbola Persib Bandung usai mengalahkan Persipura Jayapura dengan adu pinalti dalam final Liga Super Indonesia (LSI) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (7/11). Persib Bandung menjadi juara LSI 2014. (JIBI/Harian Jogja/ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Harianjogja.com, BANDUNG — Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengaku sudah lama ingin merekrut bek kiri Pelita Bandung Raya (PBR) Dias Angga Putra untuk bergabung bersama Maung Bandung. Hal itu sebagai salah satu rencananya sejak awal menjabat sebagai pelatih kepala.
Djadjang mengatakan, tidak hanya Dias, ia pun berharap dapat membawa pulang semua pemain lokal Jawa Barat, khususnya yang pernah dibina Persib. Hal itu sama dengan yang ia lakukan di musim lalu dengan memboyong Tantan, Ferdinand Sinaga dan M. Natshir.
"Sebenarnya sudah lama kita ada keinginan untuk membawa Dias dan bukan hanya Dias tapi pemain lokal. Posisi Dias juga memang dibutuhkan," kata Djadjang seperti dilansir dari laman Persib, Sabtu (29/11/2014).
Djadjang menambahkan, Dias pun rencananya akan diproyeksikan untuk membantu posisi bek sayap. Hal itu, kaitannya dengan jadwal yang padat musim depan di Indonesia Super League (ISL) ataupun gelaran di tingkat Asia.
"Seperti yang saya katakan, kita membutuhkan dua pemain bek sayap, gelandang sayap dan gelandang tengah. Dias salah satunya," lanjutnya.
Pria yang karib disapa Djanur tersebut menilai Dias mempunyai kualitas yang tidak jauh dengan pemain yang sudah ada. Seperti Tony Sucipto maupun Supardi.
"Ia juga punya kecepatan, teknik bermainnya saya suka. Dia bisa mengisi posisi Supardi atau Tony saat rotasi. Disamping itu, dia masih muda dan lagi merupakan putra daerah," bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mengidentifikasi 11 usaha gadai swasta belum berizin dan sejumlah pinjaman pribadi ilegal. Simak daftar nama serta cara melaporkannya.
Jasad perempuan ditemukan di sungai kawasan Air Terjun Suwono Indah Park Ngawi. Polisi meminta warga yang kehilangan keluarga melapor.
PSIM Jogja meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027 setelah comeback dan mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-1.
Pemilu Serbia dan Brasil menunjukkan perbedaan gelombang antikemapanan. Simak faktor pemicu dan tiga skenario politik dunia hingga 2027.
DPRD Sleman menyoroti pentingnya evaluasi berkala, pemutakhiran data keluarga berisiko, dan koordinasi lintas sektor untuk menekan stunting.
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.