Advertisement
PRA-PON SEPAK BOLA : Edijanto : Kami Dipaksa Angkat Tangan
Advertisement
Pra-PON sepak bola segera dihelat. Akan tetapi, sampai saat ini tim DIY masih dihadapkan pada berbagai masalah. Salah satunya adalah pembiayaan. Penanggungjawab Tim Sepak bola DIY Edijanto menyatakan bahwa timnya dipaksa untuk angkat tangan.
Harianjogja.com, JOGJA — Aturan dari KONI DIY terkait dengan pembiayaan untuk pemusatan latihan daerah (Puslatda) terhadap cabang olahraga yang ada di bawahnya dinilai oleh tim sepak bola DIY memberatkan.
Advertisement
Penanggungjawab Tim Sepak bola DIY, Edijanto menyatakan, pembiayaan untuk Puslatda akan ditanggung oleh KONI setempat jika mampu menjadi juara di Grup A babak Kualifikasi PON (Pra-PON) XIX, 20-30 Maret mendatang. Jika tim sepak bola DIY hanya meraih posisi runner-up grup, maka timnya harus melakukan Puslatda Mandiri.
Padahal, menurut dia, anggaran yang dikeluarkan untuk Puslatda Mandiri tidak sedikit. Tim sepak bola DIY setidaknya membutuhkan dana Rp6,6 juta per atlet dan anggaran ini dirasa memberatkan bagi Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY.
“Ini artinya, kami memang dipaksa untuk angkat tangan,” ujar Ediyanto, Kamis (21/1/2016).
Edijanto mengungkapkan bahwa anggaran dari KONI DIY yang diterima oleh tim Sepak bola DIY adalah senilai Rp96 juta. Besaran anggaran tersebut diterima saat Pra-PON XIX yang akhirnya gagal digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, akhir tahun lalu. Padahal kebutuhan dari tim DIY saat itu adalah Rp160 juta.
“Ketika itu digelar di Jawa Tengah. Anggaran yang kami keluarkan total mencapai Rp160 juta,” imbuh Edijanto.
Sedangkan untuk biaya operasional keberangkatan tim jika lolos ke PON XIX, Edijanto memperkirakan skuat DIY yang terdiri dari 23 orang pemain dan 7 orang ofisial, memerlukan anggaran sekitar Rp80-90 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





