Advertisement
ISC A 2016 : PERSIBA BALIKPAPAN VS BALI UNITED : Perang Lini Tengah
Advertisement
ISC A 2016 akan mempertemukan Persiba Balikpapan melawan Bali United di awal pekan depan. Pertemuan kedua kesebelasan dipastikan bakal berlangsung sengit dan terjadi perang di lini tengah.
Harianjogja.com, BALIKPAPAN — Pelatih Persiba Balikpapan Jaino Matos menyatakan, pertemuan mereka dengan Bali United FC awal pekan depan dalam lanjutan ISC A 2016 akan memperlihatkan duel memperebutkan lini tengah.
Advertisement
Jaino mengatakan, Persiba dan Bali United merupakan dua tim yang mempunyai kekuatan di sektor tengah. Pemenangan perebutan sektor tersebut bakal menentukan hasil akhir pertandingan.
“Bali United tim berkualitas, mereka suka pegang bola. Ketika mereka pegang bola, mereka punya penempatan bola yang bagus. Tapi kita hadapi Bali United sama seperti kita menghdapi tim yang lain,” ujar Jaino, Kamis (26/5/2016).
“Pasti akan terjadi pertarungan di lini tengah. Ini akan sangat seru, karena kekuatan kita ada di tengah, kekuatan mereka juga ada di tengah. Jadi ada pertarungan di lini terngah,” paparnya.
Menghadapi laga nanti, Jaino mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Hanya saja, ia mengingatkan anak asuhnya agar tak lengah mewaspadai pergerakan pemain Serdadu Tridatu.
“Memang secara individu memang Bali United tidak seperti Arema Cronus, Persib Bandung, maupun Sriwijaya FC, tapi kita tidak akan remehkan. Mereka sangat berbahaya secara tim,” imbuh Jaino.
“Kita punya analisis terakhir pertandingan Bali United secara detail, siapa pemain kunci mereka, semua sudah dipelajari. penyerang mereka, saya enggak tahu siapa namanya, tapi dia bagus,” ungkapnya.
Jaino menambahkan, ia terus mengasah penyelesaian akhir para pemainnya, sehingga diharapkan saat menjamu Bali United Beruang Madu bisa mempersembahkan kemenangan perdana.
“Kita minggu ini terus tingkatkan program latihan kita supaya lebih tajam. Memang ada banyak pemain ketika latihan begitu tajam, tapi begitu pertandingan justru tidak tajam,” ucapnya.
“Itu tergantung kondisi mental pemain. Jadi kita mau kondisi mental pemain bagus, karena merupakan faktor utama. Untuk bertanding mentalnya harus siap, termasuk fisik.” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




