Advertisement
PON 2016 : Jelang PON, Atlet Fasi DIY Intensifkan
Advertisement
PON 2016 akan menjadi ajang unjuk gigi atlet FA
Harianjogja.com, SLEMAN- Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 yang akan digelar pada bulan September di Jawa Barat, atlet Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) yang terdiri dari jenis olah raga terjun payung, gantole, dan aeromodelling melakukan latihan secara lebih intensif.
Advertisement
Latihan intensif tersebut bagi para atlet yang dilakukan di lanud Adi Sucipto dan Lapangan terbang Gading tersebut sudah dilakukan sejak Senin (8/8/2016) dan akan dilaksanakan hingga Senin (12/9/2016).
Kasibinpotdirga Lanud Adi Sucipto Letkol Kes Wesly Sirait mengatakan latihan dari atlet Fasi DIY dilaksanakan di beberapa lokasi. Untuk latihan cabang olahraga gantole dilakukan di Kemuning, kemudian untuk cabor terjun payung dilakukan di lapangan Lanud Adisucipto, sedangkan untuk cabor aeromodelling dilakukan di lapangan terbang Gading.
"Ada 11 atlit yang berlatih dari tim Fasi PON DIY. Atlet yang akan bertanding dalam kejuaraan nanti terdiri dari masyarakat sipil dan TNI AU," katanya, Senin (22/8/2016).
Dari 11 atlet tersebut, masing-masing dua atlet untuk cabor gantole, empat orang untuk cabor aeromodelling dan lima orang dari atlet terjun payung. Sementara dari lima atlet terjun payung dua diantaranya merupakan anggota dari TNI AU yakni Kapten Sus Endang dan Serma Elma.
"Dua atlet tersebut merupakan anggota wara dan saat ini berdinas di AAU," imbuhnya.
Sementara itu Danlanud Adi Sucipto selaku ketua Fasi DIY, Marsma TNI Imran Baidirus mengatakan, dalam menghadapi kejuaraan Fasi sudah berusaha untuk berlatih secara maksimal, termasuk kesiapan atlet yang bertanding dengan melaksanakan latihan rutin.
"Kita juga sudah melakukan kaderisasi dan mencari atlet-atlet baru untuk dibina kedepan yang akan dipersiapkan untuk mewakili tim DIY," kata dia.
Harapannya dengan kemampuan yang dimiliki oleh para atlet, mereka dapat bersaing dengan baik dan bisa memberikan prestasi berupa medali dalam kejuaraan PON," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




