Gol Justin Hubner Muncul Bersamaan dengan Kabar Pahit Garuda
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Penampilan pemain Madura United/Maduraunitedfc.com
Harianjogja.com, PAMEKASAN -- Madura United memastikan telah mengetahui kekuatan dari PS Tira, jelang bentrok kedua kesebelasan dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (2/4/2018) petang.
Pelatih Madura United Milomir Seslija mengatakan telah melihat rekaman pertandingan PS Tira berulang-ulang. Melalui rekaman video tersebut, Madura United akan mengetahui di mana saja letak kekuatan dan mungkin kekurangan yang ada dari calon lawan.
Persiapan maksimal juga telah dilakukan oleh Madura United, agar Zah Rahan dan kawan-kawan tidak pulang dengan tangan hampa. Pasalnya modal posisi di puncak klasemen yang sekarang dirasakan Madura United, amat sayang kalau sampai dilepas.
Oleh karena itu syarat utamanya adalah membawa pulang poin penuh alias kemenangan. Para pemain diminta jangan pernah meremehkan PS Tira, yang di pekan pertama baru memetik 1 poin.
Yang perlu diingat 1 poin itu didapat PS Tira di kandang Persib. Tim yang memiliki materi pemain komplet dan dukungan fanatik dari puluhan ribu suporter.
"Jadi pertandingan nanti kami anggap partai final. Semua pertandingan adalah final," kata Milomir Seslija, mantan pelatih Persiba Balikpapan itu dikutip dari laman LigaIndonesia, Sabtu (31/3/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.