Messi Didenda MLS Usai Tampar Leher Pemain Philadelphia Union
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Penampilan pemain Madura United/Maduraunitedfc.com
Harianjogja.com, PAMEKASAN -- Madura United memastikan telah mengetahui kekuatan dari PS Tira, jelang bentrok kedua kesebelasan dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (2/4/2018) petang.
Pelatih Madura United Milomir Seslija mengatakan telah melihat rekaman pertandingan PS Tira berulang-ulang. Melalui rekaman video tersebut, Madura United akan mengetahui di mana saja letak kekuatan dan mungkin kekurangan yang ada dari calon lawan.
Persiapan maksimal juga telah dilakukan oleh Madura United, agar Zah Rahan dan kawan-kawan tidak pulang dengan tangan hampa. Pasalnya modal posisi di puncak klasemen yang sekarang dirasakan Madura United, amat sayang kalau sampai dilepas.
Oleh karena itu syarat utamanya adalah membawa pulang poin penuh alias kemenangan. Para pemain diminta jangan pernah meremehkan PS Tira, yang di pekan pertama baru memetik 1 poin.
Yang perlu diingat 1 poin itu didapat PS Tira di kandang Persib. Tim yang memiliki materi pemain komplet dan dukungan fanatik dari puluhan ribu suporter.
"Jadi pertandingan nanti kami anggap partai final. Semua pertandingan adalah final," kata Milomir Seslija, mantan pelatih Persiba Balikpapan itu dikutip dari laman LigaIndonesia, Sabtu (31/3/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
An Se-young meraih gelar juara dunia 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi tanpa kehilangan satu gim di New Delhi.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.