Nadhif Basalamah Ungkap Pelecehan Daring di Media Sosial
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
Penampilan pemain Madura United/Maduraunitedfc.com
Harianjogja.com, PAMEKASAN -- Madura United memastikan telah mengetahui kekuatan dari PS Tira, jelang bentrok kedua kesebelasan dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (2/4/2018) petang.
Pelatih Madura United Milomir Seslija mengatakan telah melihat rekaman pertandingan PS Tira berulang-ulang. Melalui rekaman video tersebut, Madura United akan mengetahui di mana saja letak kekuatan dan mungkin kekurangan yang ada dari calon lawan.
Persiapan maksimal juga telah dilakukan oleh Madura United, agar Zah Rahan dan kawan-kawan tidak pulang dengan tangan hampa. Pasalnya modal posisi di puncak klasemen yang sekarang dirasakan Madura United, amat sayang kalau sampai dilepas.
Oleh karena itu syarat utamanya adalah membawa pulang poin penuh alias kemenangan. Para pemain diminta jangan pernah meremehkan PS Tira, yang di pekan pertama baru memetik 1 poin.
Yang perlu diingat 1 poin itu didapat PS Tira di kandang Persib. Tim yang memiliki materi pemain komplet dan dukungan fanatik dari puluhan ribu suporter.
"Jadi pertandingan nanti kami anggap partai final. Semua pertandingan adalah final," kata Milomir Seslija, mantan pelatih Persiba Balikpapan itu dikutip dari laman LigaIndonesia, Sabtu (31/3/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhan menegaskan latsarmil SPPI bagi manajer Kopdes Merah Putih bertujuan membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, dan integritas.
Gelombang panas Jerman memicu kebakaran hutan di sejumlah wilayah dan mencatatkan rekor suhu malam terpanas sepanjang sejarah negara itu.
All-Stars Kudus juara MLSC 2026 usai kalahkan Jakarta lewat penalti. 34 pemain terbaik siap berlaga di SingaCup Singapura
Volkswagen menyiapkan restrukturisasi besar yang berpotensi memengaruhi 100.000 pekerja, termasuk penutupan pabrik dan reorganisasi bisnis.
Prabowo menegaskan kampus harus menjaga kebebasan akademik serta memperkuat riset dan sains demi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.