Advertisement
Pelari dari 22 Negara Bakal Ramaikan MJM 2018
Wisatawan di Candi Prambanan. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pelari dari 22 negara bakal mengikuti Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2018 yang bakal dihelat di kawasan Candi Prambanan, Minggu (15/4/2018).
Pada acara yang kedua kalinya diselenggarakan Bank Mandiri bersama Pemprov DIY ini akan diramaikan oleh total 8000 peserta.
Vice President Corporate Communications Bank Mandiri, Maristella Tri Haryanti mengatakan MJM tahun ini akan mengangkat tema makanan lokal Jogja. Berbagai menu makanan lokal mulai dari yang mudah ditemukan hingga menu khas raja bakal disiapkan oleh panitia.
Guna memperkuat nilai tambah bagi perekonomian lokal, Stella mengaku telah bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menyediakan pisang lokal sebagai konsumsi pelari. Total ada 8000 pisang yang telah dibeli dari berbagai penjual di wilayah Jogja.
Menurutnya selain untuk mempromosikan pariwisata Jogja, hal itu juga bertujuan untuk menumbuhkan perekonomian di wilayah DIY dan sekitarnya.
“Maka kami juga menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp1 miliar untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan sarana umum di wilayah Kabupaten Sleman sebagai 80% rute yang dilewati oleh peserta,” ucapnya dalam jumpa pers, Senin (9/4/2018).
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta menuturkan lomba bertaraf internasional seperti MJM 2018 ini dianggap mampu menggairahkan industri pariwisata Jogja. Apalagi penyelenggara sengaja memilih rute lari yang memang menjadi magnet kuat wisata yakni Candi Prambanan.
Belum lagi ada delapan objek pemandangan di sepanjang rute 42 KM yang bakal dilewati peserta. Yakni Candi Roro Jonggrang, Merapi, Monumen Taruna Perjuangan, Candi Plaosan Lor, Candi Plaosan Kidul, Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung.
Hal senada disampaikan Direktur Pemasaran TWC, Sahala Parlindungan Siahaan. Menurutnya pemilihan Candi Prambanan sebagai lokasi penyelenggaraan MJM 2018 sudah tepat. Pasalnya candi tersebut punya magnet yang dapat menarik peserta untuk berpartisipasi.
Selain itu, oleh para pelari urban Prambanan dinilai sangat instagramable. Artinya melalui MJM 2018, secara tidak langsung Bank Mandiri juga telah membantu dalam promosi wisata ke masyarakat luas terutama wisatawan asing. Hal itu selaras dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatwan asing ke Indonesia.
“Melalui ajang seperti ini gaung objek wisata kita bisa sampai ujung dunia. Jika makin banyak orang yang tertarik datang, pendapatan dari sisi pariwisata pun akan meningkat,” imbuhnya.
Sementara itu, Race Director MJM 2018, Pandu menjelaskan ajang ini bakal mempertandingkan kategori full marathon (42,195 km), half marathon (21 km), 10 km dan 5 km. Total akan ada sembilan desa di Kabupaten Sleman dan dua Desa di Kabupaten Klaten yang akan dilewati oleh peserta.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur 26 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Arus Balik Lebaran DIY Terbagi Dua Gelombang, Dishub Siaga
- Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Sleman Justru Menurun
- Layanan Satpas SIM DIY Kembali Beroperasi Pascalibur Lebaran 2026
- Wisata Gunungkidul Diprediksi Ramai hingga Akhir Pekan
Advertisement
Advertisement






