Advertisement
Klub Asal Bandung Ini Akhirnya Gagal Ikut Kompetisi Liga 3 Regional DIY
Ilustrasi - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA -- Tim asal Bandung, Jawa Barat, Maung Bandung dipastikan batal mengikuti kompetisi Liga 3 Regional DIY. Padahal, tim milik Deny Susanto ini telah mengajukan permintaan bergabung ke Asprov PSSI DIY, tertanggal 19 Februari lalu.
"Enggak jadi. Sudah disepakati kompetisi akan diikuti 13 klub dan diputar 27 Juni mendatang," ujar Ketua Asprov PSSI DIY Bambang Giri Dwi Kuncoro kepada Harianjogja.com, Minggu (6/5/2018).
Advertisement
Adapun ketiga belas klub peserta Liga 3 Regional DIY tersebut adalah Persig Gunungkidul, Gelora Handayani Gunungkidul, Rajawali Gunungkidul, Persikup Kulonprogo, Satria Adhikarta FC, Protaba Bantul, Tunas Jogja, Sleman United, Gama FC, UAD FC, UNY FC, PS HW UMY, dan Jogja Istimewa Football.
Pria yang akrab dipanggil Bakun ini menambahkan, sebagai langkah awal pihaknya telah menggelar workshop yang melibatkan semua tim Liga 3 di wilayahnya, Sabtu (5/5/2018). Selain itu, dari hasil workshop telah disepakati jika dengan memertimbangkan efektivitas waktu, kompetisi dihelat usai Lebaran.
BACA JUGA
“Jadi agar berjalan lebih efektif," tandasnya.
Sejatinya, kompetisi Liga 3 DIY dijadwalkan mulai digelar April sebagai persiapan dan putaran kompetisi semestinya efektif berjalan hingga Mei ini. Akan tetapi dengan berbagai dinamika dan persoalan yang ada, maka kompetisi akhirnya diundur Juni mendatang. Adapun regulasi yang diberlakukan di kompetisi ini adalah pemain berusia dibawah 23 tahun dan mendapatkan pengesahan dari Asprov PSSI DIY. Sedangkan setiap tim hanya boleh mendaftarkan sebanyak 30 pemain dan pelatih setiap tim minimal berlisensi C.
"Jika melihat waktu yang ada, kami optimistis cukup waktunya sebelum putaran nasional digelar,” ungkap Bakun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement









