Advertisement
Milan Punya Misi Setop Juventus
AC Milan (Reuters/Stefano Rellandini)
Advertisement
Harianjogja.com, ROMA — Juventus tidak hanya dominan di Seri-A tetapi juga ke Coppa Italia. Juve meraih scudetto tak pernah putus dalam enam musim terakhir. Tim berjuluk Nyonya Tua tersebut juga mengukir hattrick di Coppa Italia.
Pekan ini, tim raksasa Turin tersebut pun bisa menyegel dua gelar sekaligus, masing-masing Seri-A dan Coppa Italia. Juve bakal mengunci scudetto ketujuh tanpa putus mereka jika minimal bermain imbang atas AS Roma, Senin (14/5/2018) dini hari WIB. Empat hari sebelum itu, Gonzalo Higuain cs. juga dipastikan bakal menambah koleksi trofi Coppa Italia empat kali tanpa henti alias quattrick jika mampu menundukkan AC Milan di partai puncak, Kamis (10/5/2018) pukul 02.00 WIB.
Advertisement
Menariknya, dua trofi itu bisa dipastikan Juve dalam sepekan di tempat yang sama, yakni Stadion Olimpico, Roma. “Empat final Coppa Italia [beruntun] merupakan target yang sangat penting, kami ingin kembali menang namun ini [peluangnya] bakal 50:50. Kami akan bertemu tim bagus, ini sepertinya akan jadi laga berat,” jelas gelandang Juve, Miralem Pjanic, seperti dikutip Calciomercato.com, Selasa (8/5/2018).
Sebagai pemegang gelar terbanyak dalam sejarah Coppa Italia sebanyak 12 kali, Juve tentu menjadi favorit dalam pertarungan di Olimpico. Selain itu, Bianconeri, julukan lain Juve, juga memiliki rekor superior dalam head-to-head kedua tim, berupa tak terkalahkan dalam 11 pertemuan melawan Milan di turnamen ini. Lima di antaranya terjadi di babak final.
Bianconeri berhasil merengkuh tiga gelar dalam lima pertemuan kontra Milan di partai puncak tersebut. Paling gres, Juve mematahkan harapan Milan menambah koleksi trofi Coppa Italia di Olimpico, pada 2016. Pada babak pamungkas dua tahun lalu tersebut, Juve menang tipis 1-0 lewat gol Alvaro Morata di babak perpanjangan waktu.
Hasil pahit di Olimpico dua tahun lalu membuat Milan bakal mengusung revans terhadap Juve. Sebenarnya, Rossoneri, julukan Milan, telah membalaskan dendamnya ketika memecundangi Juve lewat adu penalti pada Piala Super Italia 2016 di Doha, Qatar. Namun, sejak itu, Milan selalu menjadi pecundang dalam empat pertemuan versus Bianconeri, termasuk kekalahan 1-3 pada Seri-A di Allianz Stadium, April 2018 lalu.
"Ini bakal jadi laga yang berat dan Milan harus dalam penampilan terbaik untuk menang," jelas gelandang Milan, Giacomo Bonaventura, dikutip Football-italia.net.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




