Advertisement
Milla Hanya Mau Pemain Senior yang Disiplin dan Tak Neko-Neko
Pelatih timnas sepakbola Indonesia Luis Milla (dua kiri) seusai memberikan keterangan kepada wartawan di Karawaci, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (16/3). - Antara/Lucky R.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Pelatih Indonesia U-23 Luis Milla mengatakan dirinya hanya memanggil pemain senior yang disiplin dan tak neko-neko ke skuat yang dia siapkan untuk Asian Games 2018.
Dua karakter itu penting supaya pemain senior tersebut menjadi teladan yang baik bagi para pemain Timnas U-23.
"Kami selalu melihat profil pemain senior sebelum saya memanggilnya. Salah satu penilaian kami adalah bagaimana gaya hidupnya, cara berperilakunya di luar lapangan. Ini penting karena dia akan menjadi contoh," ujar Milla seusai mendampingi timnya di laga uji coba kontra Thailand di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Kamis (31/5) malam.
Di Asian Games 2018, setiap tim di cabang olahraga sepak bola sektor putra dipersilakan menyertakan maksimal tiga pemain senior di dalam skuat Timnas U-23.
Sejauh ini, sudah pernah ada beberapa pesepak bola senior yang dipanggil Luis Milla ke Indonesia U-23, meliputi Ilija Spasojevic, Nelson Alom, Stefano Lilipaly, Bayu Pradana, Fahchrudin Aryanto, Irfan Bachdim, dan Andritany Ardhiyasa.
Dalam laga uji coba kontra Thailand pada pada Kamis (31/5) kemarin dan Minggu (3/6) besok, pelatih asal Spanyol itu memanggil Muhammad Ridho, Teja Paku Alam, Victor Igbonefo, Riko Simanjuntak, Alberto Goncalves dan Lerby Eliandry.
Salah satu yang menarik yaitu keberadaan Alberto Goncalves, penyerang naturalisasi berdarah Brasil ini tetap dipilih Luis Milla meski usianya menginjak 37 tahun. Hal itu disebut Milla tak lepas dari kinerja Beto, sapaan Alberto Goncalves, yang disiplin dengan pola hidupnya.
Beto menganggap menjaga kebugaran fisik merupakan salah satu soal yang sangat penting bagi dirinya.
"Saya terus menjaga diri saya seperti tidur dengan teratur. Itu yang membuat saya masih bisa bermain di level usia U-23 yang membutuhkan stamina bagus karena harus banyak berlari," tutur dia.
Saat melawan Thailand pada Kamis kemarin Indonesia U-23 takluk dengan skor 1-2.
Indonesia unggul terlebih dahulu melalui gol Septian David Maulana di menit ke-49 dan gol balasan Thailand dicetak oleh Sansern Limwatthana di menit ke-53 dan ditutup dengan gol Tanasith Siripala di menit ke-89.
Laga persahabatan lanjutan kedua tim berikutnya digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, pada Minggu (3/6) mulai pukul 21.15 WIB.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








