Advertisement
PIALA DUNIA 2018: Lini Depan Memble, Jerman Tetap Butuh Striker Murni
Timo Werner - Reuters/Thilo Schmuelgen
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Tren permainan belakangan kadang menihilkan peran striker murni.
Luciano Spalletti mencoba Francesco Totti sebagai false nine di Roma pada 2006, Pep Guardiola menempatkan Lionel Messi sebagai striker semu di Barcelona, Vicente del Bosque juga menjajal Cesc Fabregas sebagai nomor 9 palsu di Timnas Spanyol. Joachim Low tak mau ketinggalan. Pada Piala Dunia 2014, dia sempat memakai formula 4-3-3 dan meniadakan striker murni. Sebagai gantinya, Low memasang Mario Gotze sebagai false nine. Saat Gotze tak berkembang, Low memasukkan Miroslav Klose dan mengubah formasi menjadi 4-2-3-1.
Advertisement
Kini, Low tak akan menggunakan skema tersebut. Dalam dua uji coba, yakni kalah 1-2 dari Austria dan menang 2-1 dari Arab Saudi, Low selalu memakai pakem 4-2-3-1. Saat menghadapi Austria, Nils Petersen dipasang sebagai ujung tombak. Petersen tak memuaskan dan akhirnya dicoret dari skuat final Jerman menuju Rusia. Timo Werner menjadi penyerang utama kala Jerman mengalahkan Arab Saudi, Sabtu (9/6/2018) pekan lalu dan berhasil mencetak satu gol.
Klose yang kini menjadi asisten Low di Timnas Jerman mengatakan striker utama sangat penting sampai saat ini. Ada dua penyerang murni dalam skuat Die Mannschaft di Piala Dunia 2018, yakni Werner dan striker 33 tahun Mario Gomez.
“Anda akan selalu butuh penyerang, apakah bertipe cepat seperti Timo Werner atau bertipe besar dan kuat seperti Mario Gomez. Jika Anda punya banyak pemain sayap, anda musti punya penyerang yang akan menuntaskan semua skema serangan,” ucap Klose seperti dikutip dari Kicker, Minggu (10/6/2018).
Jerman tak begitu bagus di laga uji coba. Kemenangan atas Arab Saudi adalah kemenangan pertama dalam enam pertandingan persahabatan sejak November 2017. Dalam periode ini, Jerman tak pernah mencetak lebih dari dua gol.
Secara khusus, Klose memuji kemampuan Werner yang musim lalu mencertak 21 gol dalam 45 laga bersama RB leipzig di semua kompetisi. “Werner masih muda dan dia berada di jalur yang pas untuk menjadi penyerang kelas dunia. Dia tahu di mana harus memosisikan diri dalam permainan. Sayangnya, satu kekurangannya adalah dia bukan penyerang natural seperti Robert Lewandowski.”
Werner yang sekarang baru berumur 21 tahun sudah mengemas 13 caps dan tujuh gol bersama Jerman. Sementara, Klose adalah pencetak gol terbanyak untuk Jerman: 71 gol dari 137 penampilan. Klose juga memegang rekor pencetak gol terbanyak di Piala Dunia dengan 16 gol. Jerman tak pernah kalah jika Klose menjebol gawang lawan di level internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








