Advertisement
Jepang Usung Misi Balas Dendam Lawan Kolombia
Timnas Jepang (Reuters/Toru Hanai)
Advertisement
Harianjogja.com, SARANSK — Memori buruk atas Kolombia pada ajang Piala Dunia 2014 di Brasil pernah dirasakan Timnas Jepang. Saat itu, Jepang yang butuh kemenangan untuk menjaga peluang lolos dari Grup C justru dihantam Kolombia dengan skor telak 1-4 di match ketiga.
Hingga kini kekalahan tersebut masih terngiang di benak para pemain Jepang, salah satunya Maya Yoshida. Bek Southampton itu menjadi satu dari sedikit pemain Jepang yang merasakan keganasan Los Cafeteros, julukan Kolombia. Selain gagal lolos dari babak penyisihan, Jepang harus menerima menjadi juru kunci Grup C dengan torehan satu poin.
Advertisement
Adapun Kolombia sukses menjadi juara grup dengan poin sempurna, sembilan, dan terus melaju sampai babak perempat final. “Mereka memberikan pelajaran pada kami betapa sulitnya Piala Dunia,” ujar Yoshida seperti dilansir FIFA, Minggu (17/6/2018).
Kini Samurai Biru punya peluang melampiaskan dendam saat bersua Kolombia dalam laga pembuka Grup G Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Selasa (19/6/2018) malam WIB. Menurut Yoshida, kondisi kedua tim sudah jauh berbeda dari empat tahun lalu sehingga kekalahan 1-4 tak bisa menjadi patokan laga nanti.
BACA JUGA
“Biasanya laga pertama sulit untuk semua tim, tak terkecuali bagi Kolombia. Saya benar-benar bersemangat bertemu mereka lagi,” kata dia.
Namun tak mudah bagi Samurai Biru untuk menuntaskan misi balas dendam mereka. Anak asuh Akira Nishino itu harus meruntuhkan rekor buruk yakni tak pernah menang melawan Los Cafeteros dalam tiga perjumpaan kedua tim (dua kalah, satu imbang). Masalahnya, lima hasil uji coba terakhir pun tak terlalu mendukung Shinji Kagawa dkk. untuk melakukan revans atas Kolombia. Hanya satu laga yang mampu dimenangi Jepang yakni atas Paraguay dengan skor 2-0.
Di sisi lain, Kolombia menunjukkan hasil yang lebih variatif. James Rodriguez dkk. berhasil menang telak atas Tiongkik dengan skor 4-0, kendati menelan kekalahan di tiga laga lainnya, yakni kontra Paraguay (1-2), Korea Selatan (1-2), dan Prancis (2-3). Hasil imbang 1-1 melawan Peru setidaknya akan menjadi sedikit tambahan modal bagi skuat besutan Jose Pekerman itu.
“Kami harus mengambil inisiatif menyerang. Namun kami juga tidak boleh terjebak dengan terlalu percaya diri di laga ini,” ujar gelandang Kolombia, Abel Aguilar, dilansir Reuters.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





