Advertisement
Rusia Menang karena Mesir Lemah di Duel Udara
Artem Dzyuba (merah) sangat jago dalam duel udara sehingga Mesir keteteran. - Reuters/Michael Dalder
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Rusia tinggal sejengkal lagi lolos ke fase gugur. Kemenangan 3-1 atas Mesir, Rabu (20/6/2018) dini hari WIB membuat Sbornaya kini memuncaki klasemen Grup A dengan enam poin.
Pelatih Stanislav Cherchesov mengatakan keberhasilan menundukkan Mesir merupakan buah dari kejelian mengamati titik lemah lawan. Menurut dia, bek-bek Mesir buruk dalam duel udara. Cherchesov kemudian memasang striker bongsor Artem Dzyuba sejak menit awal.
Advertisement
“Kadang aneh karena [dalam sepak bola modern] Anda masih memerlukan striker bertubuh besar. Namun, kami sudah mempelajari permainan Mesir dan kami tahu mereka sangat lemah di udara,” ujar Cherchecov sebagaimana dilansir Reuters.
Saat menggilas Arab Saudi 5-0, Dzyuba masuk dari bangku cadangan menggantikan Fedor Smolov. Kala itu, Dzyuba mencetak gol lewat sundulan kepala. Striker berusia 29 tahun yang pernah disia-siakan Roberto Mancini di Zenit Saint Peterburg itu kembali bersinar saat menghadapi Mesir. Kemampuannya dalam berebut bola di udara sangat mengagumkan. Menurut catatan whoscored, Dzyuba 16 kali berduel di area pertahanan lawan dan memenangi separuhnya. Satu duel yang dia menangi berbuah gol.
Dzyuba mencetak gol ketiga Rusia dengan cara keren, menahan bola umpan lambung dengan dada, kemudian menggunakan kaki kanannya untuk mengontrol bola melewati bek Mesir Ali Gabr sebelum menendang bola dengan keras menaklukkan kiper Mohamed El Shenawy.
“Saya memilih Dzyuba alih-alih Smolov karena dia lebih cocok dengan taktik yang saya terapkan untuk menghadapi Mesir.”
Dzyuba melasat enam bulan belakangan. Pada akhir musim Liga Premier Rusia 2017, Dzyuba dipinjamkan ke klub papan tengah Arsenal Tula karena Roberto Mancini menganggapnya tak cocok dengan strategi tim. Kala Dzyuba mencetak gol ke gawang Zenit di menit 88 sehingga Arsenal Tula bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3, striker yang sudah mengoleksi 13 gol dari 25 caps bersama Rusia itu berlari ke pinggir lapangan dan merayakan gol di depan Mancini.
Dzyuba kembali bersinar saat bermain di Stadion Krestovsky, kandang Zenit, untuk menghadapi Mesir. Satu golnya mengantar Rusia lebih dekat ke perdelapan final.
“Saya selalu bersemangat dan akhirnya kami semua sangat senang. Kami melakukan yang terbaik dan bekerja keras sepanjang waktu karena seluruh negeri memberikan dukungan yang besar,” ucap Dzyuba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








