Advertisement
Akankah Jerman Ikuti Sejarah?
Timnas Jerman (Reuters/Christian Hartmann)
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Juara bertahan Jerman belum menunjukkan tajinya di Piala Dunia 2018. Padahal, mereka merupakan juara bertahan kompetisi terakbar di dunia ini. Namun, hal itu tak mengagetkan jika menolok sejarah.
Jerman mengawali kampanye Piala Dunia 2018 dengan kekalahan 0-1 dari Meksiko di Grup F. Hasil tersebut membuat mereka terancam pulang lebih cepat. Jerman pun tak boleh kalah di laga berikutnya saat menghadapi Swedia. Jika kalah, mereka bisa dipastikan tersingkir.
Advertisement
Jika nasib buruk itu terjadi, Jerman akan melanjutkan sejarah kelam para juara bertahan. Dimulai dari Prancis pada Piala Dunia 2002. Sang juara bertahan langsung tersingkir di fase penyisihan grup. Padahal, mereka diunggulkan lantaran "hanya" menghadapi tim sekelas Senegal, Denmark, dan Uruguay.
Nyatanya, Prancis cuma meraih satu poin dan pulang sebagai juru kunci. Satu poin itu didapat saat bermain imbang melawan Uruguay 0-0. Sisanya, Prancis kalah 0-1 dari Senegal dan 0-2 dari Denmark. Sang juara bertahan bahkan gagal mencetak gol sama sekali.
BACA JUGA
Italia juga bernasib sama dengan Prancis. Berstatus sebagai juara bertahan di Piala Dunia 2010, Italia juga tersingkir di babak penyisihan. Mereka kalah bersaing dengan Paraguay, Selandia Baru, dan Slovakia.
Italia tersingkir sebagai juru kunci karena hanya mengemas dua poin. Italia bermain imbang 1-1 melawan Paraguay, 1-1 melawan Selandia Baru, dan kalah 2-3 dari Slovakia di babak penyisihan grup.
Di Piala Dunia 2014, giliran Spanyol yang menjadi tumbal. Sang juara bertahan tersingkir di babak penyisihan grup karena kalah bersaing dengan Belanda, Chile, dan Australia. Spanyol finis di posisi ketiga dengan koleksi tiga poin.
Spanyol mengawali kampanye di Piala Dunia 2014 dengan kekalahan telak 1-5 dari Belanda. Mereka kemudian kalah 0-2 dari Chile. Baru di partai terakhir Spanyol menang atas Australia tapi tak bisa membawa mereka lolos.
Dari periode 2002 hingga 2014, cuma Brasil yang sukses lolos dari babak penyisihan sebagai juara bertahan. Pada Piala Dunia 2006 Brasil keluar sebagai juara grup dengan memenangi tiga pertandingan babak penyisihan. Namun, langkah mereka terhenti di babak perempatfinal dengan kalah 0-1 Prancis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




