Advertisement
Untuk Lolos ke Babak 8 Besar, PSS Sleman Butuh Tambahan 20 Poin di Putaran Kedua
Mario Alberto Abeikop - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Finis di peringkat kedua klasemen Grup Timur di putaran pertama Liga 2 2018 dengan 22 poin tidak memberikan jaminan bagi PSS Sleman lolos ke babak 8 besar. Sebab, adanya perubahan yang dilakukan oleh para kontestan Liga 2 2018 di putaran kedua membuat skuat Super Elang Jawa harus ekstra bekerja keras di sisa 11 pertandingan yang ada.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan, dibutuhkan penambahan sebanyak 20 poin pada putaran kedua ini untuk sekadar mengamankan posisi lolos ke babak 8 besar. Meski demikian, jumlah tersebut, dipastikan cukup berat mengingat adanya perubahan kekuatan dari lawan yang dihadapi di putaran kedua.
Advertisement
"Amannya, 20 poin lagi untuk ke 8 besar. Namun kami lihat nanti perkembangan di sana," kata Seto di sela-sela latihan di Stadion Maguwoharjo, Kamis (2/8/2018) sore.
Oleh karena itu, pelatih asal Kalasan ini mengaku telah meminta kepada para pemainnya untuk fokus dan menganggap semua pertandingan adalah final. Sebab, meski mencatatkan 7 kali menang, sekali draw dan 3 kali kalah dari 11 kali main di putaran pertama, secara permainan dan kekuatan, lawan di Grup Timur menunjukkan peningkatan.
"Kemarin saja di Wamena kami kesulitan. Untung saja kami bisa cetak satu gol. Ini menunjukkan jika di grup ini semua lawan berat," terangnya.
Di sisi lain, Seto mengakui saat ini dirinya cukup dipusingkan dengan pelengkapan skuat jelang penutupan jendela transfer putaran kedua. Sebab, hingga penutupan jendela transfer pada 5 Agustus mendatang, masih ada tiga posisi yang belum terisi. Padahal, PSS telah melepas enam pemain di akhir putaran pertama.
"Pekerjaan rumah bertambah. Kami harus cari pemain belakang, gelandang dan depan, yang sampai kini belum ada. Sementara beberapa pemain incaran batal bergabung," paparnya.
Diakui Seto, terakhir kali pihaknya berencana mendatangkan salah satu pemain senior di posisi bek tengah, akan tetapi batal bergabung. Alhasil, dengan sisa tiga hari, saat ini manajemen PSS harus kembali mencari pemain untuk mengisi slot yang kosong. Sebab, sampai kini PSS baru memiliki 18 pemain.
"Ya, bisa dibilang gambling, mudah-mudahan bisa. Karena waktunya mepet. Kami akui rencana sedikit meleset," terang Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




