Advertisement
PSS SLEMAN VS PSBS : PSS Mau Terapkan Formasi Berbeda?
Pesepak bola PSS Ari Sandy melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persegres Gresik United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (4/9/2018) sore. - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman dipastikan bakal menghadapi perlawanan luar biasa dari PSBS Biak pada lanjutan Liga 2 2018 wilayah timur di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (10/9/2018) mendatang.
Sebab, tim besutan Slamet Riyadi ini sedang dalam tren positif, usai 10 pemain PSBS menahan imbang PSIM Jogja, Rabu (5/9/2018) sore. padahal, tim asal Papua ini harus bermain dengan 10 pemain, sejak menit ke-89. Tim PSBS sendiri datang ke Jogja dengan membawa 13 pemain dan baru menginjakkan kaki ke hotel tempat menginap, semalam sebelum pertandingan melawan PSIM Jogja.
Advertisement
Sementara menghadapi PSS Sleman, PSBS dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Yusak Samuel Redjauw menyusul insiden pemberian kartu merah oleh wasit Tomi Mangopa pada menit ke-89. Selain itu ada sejumlah pemain PSBS dipastikan absen karena mendapatkan akumulasi kartu.
Melihat hasil dan kondisi yang dihadapi oleh PSBS, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyatakan, tetap mewaspadai kekuatan dari tim Napi Bongkar ini. Apalagi, saat ini empat pemain di tubuh PSS, yakni Zamzani, Jodi Kustiawan, Dave Mustaine dipastikan absen pada laga tersebut.
Padahal, keempat pemain tersebut, selama ini menjadi pilihan utama bagi Seto dalam daftar starting eleven PSS Sleman. Pada laga melawan Persegres Gresik United, pelatih asal Kalasan ini mencatat, absennya Dave Mustaine di skuatnya cukup berpengaruh terhadap penampilan tim.
Meski menang dengan skor 5-1, namun pelatih yang baru saja mengikuti kursus kepelatihan A Pro AFC di Bandung dan Bogor melihat secara permainan, PSS belum maksimal. Dua pemain baru yakni, Taufiq Febrianto dan Amarzukih belum mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Dave Mustaine. Alhasil, permainan PSS di babak pertama kurang berkembang.
"Mereka lebih banyak ke defend," ujar Seto, Jumat (7/9/2018).
Sementara di babak kedua, masuknya Ilhamul Irhaz menggantikan Taufiq, dinilai Seto cukup banyak membawa perubahan terhadap permainan PSS. Kendati tidak memiliki naluri menyerang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Dave Mustaine, namun Seto melihat Irhaz cukup berperan dalam mencairkan dan memberikan aliran bola ke pemain lainnya.
"Namun untuk melawan PSBS, nanti kami lihat lagi. Apakah nantinya tetap memaksimalkan Irhaz, kami lihat perkembangan terakhir nantinya," terang Seto.
Di sisi lain, dengan kemungkinan penerapan skema dari PSBS yang menumpuk pemain di lini tengah saat meraih poin di kandang PSIM Jogja, kembali di terapkan oleh tim asal Papua tersebut di kandang PSS, Seto mengakui harus berpikir keras jika akan melakukan perombakan formasi. Sebab, dengan komposisi pemain yang ada saat ini, kemungkinan akan sulit untuk melakukan perombakan. Absennya empat pemain tersebut, membuat dirinya tidak banyak pilihan dalam menentukan skema dan pilihan.
"Untuk mengubah sepertinya sulit. Waktunya mepet juga, nanti kami sedang pikirkan," ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement






