Advertisement

PSS SLEMAN VS PSBS : PSS Mau Terapkan Formasi Berbeda?

Jumali
Jum'at, 07 September 2018 - 15:55 WIB
Jumali
PSS SLEMAN VS PSBS : PSS Mau Terapkan Formasi Berbeda? Pesepak bola PSS Ari Sandy melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persegres Gresik United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (4/9/2018) sore. - Harian Jogja/Jumali

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman dipastikan bakal menghadapi perlawanan luar biasa dari PSBS Biak pada lanjutan Liga 2 2018 wilayah timur di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (10/9/2018) mendatang. 

Sebab, tim besutan Slamet Riyadi ini sedang dalam tren positif, usai 10 pemain PSBS menahan imbang PSIM Jogja, Rabu (5/9/2018) sore. padahal, tim asal Papua ini harus bermain dengan 10 pemain, sejak menit ke-89. Tim PSBS sendiri datang ke Jogja dengan membawa 13 pemain dan baru menginjakkan kaki ke hotel tempat menginap, semalam sebelum pertandingan melawan PSIM Jogja. 

Advertisement

Sementara menghadapi PSS Sleman, PSBS dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Yusak Samuel Redjauw menyusul insiden pemberian kartu merah oleh wasit Tomi Mangopa pada menit ke-89. Selain itu ada sejumlah pemain PSBS dipastikan absen karena mendapatkan akumulasi kartu.

Melihat hasil dan kondisi yang dihadapi oleh PSBS, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyatakan, tetap mewaspadai kekuatan dari tim Napi Bongkar ini. Apalagi, saat ini empat pemain di tubuh PSS, yakni Zamzani, Jodi Kustiawan, Dave Mustaine dipastikan absen pada laga tersebut. 

Padahal, keempat pemain tersebut, selama ini menjadi pilihan utama bagi Seto dalam daftar starting eleven PSS Sleman. Pada laga melawan Persegres Gresik United, pelatih asal Kalasan ini mencatat, absennya Dave Mustaine di skuatnya cukup berpengaruh terhadap penampilan tim. 

Meski menang dengan skor 5-1, namun pelatih yang baru saja mengikuti kursus kepelatihan A Pro AFC di Bandung dan Bogor melihat secara permainan, PSS belum maksimal. Dua pemain baru yakni, Taufiq Febrianto dan Amarzukih belum mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Dave Mustaine. Alhasil, permainan PSS di babak pertama kurang berkembang. 

"Mereka lebih banyak ke defend," ujar Seto, Jumat (7/9/2018).

Sementara di babak kedua, masuknya Ilhamul Irhaz menggantikan Taufiq, dinilai Seto cukup banyak membawa perubahan terhadap permainan PSS. Kendati tidak memiliki naluri menyerang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Dave Mustaine, namun Seto melihat Irhaz cukup berperan dalam mencairkan dan memberikan aliran bola ke pemain lainnya.

"Namun untuk melawan PSBS, nanti kami lihat lagi. Apakah nantinya tetap memaksimalkan Irhaz, kami lihat perkembangan terakhir nantinya," terang Seto. 

Di sisi lain, dengan kemungkinan penerapan skema dari PSBS yang menumpuk pemain di lini tengah saat meraih poin di kandang PSIM Jogja, kembali di terapkan oleh tim asal Papua tersebut di kandang PSS, Seto mengakui harus berpikir keras jika akan melakukan perombakan formasi. Sebab, dengan komposisi pemain yang ada saat ini, kemungkinan akan sulit untuk melakukan perombakan. Absennya empat pemain tersebut, membuat dirinya tidak banyak pilihan dalam menentukan skema dan pilihan. 

"Untuk mengubah sepertinya sulit. Waktunya mepet juga, nanti kami sedang pikirkan," ucap Seto. 

Sementara pelatih PSBS Slamet Riyadi mengungkapkan, kunci timnya meraih satu poin di kandang PSIM Jogja, adalah dengan menerapkan penumpukan pemain di lini tengah dan tampil disiplin. Sebab, mantan pemain PSMS ini, melihat bahwa lini tengah PSIM Jogja cukup baik dan diisi oleh pemain yang memiliki kecepatan. 
"Saya memang minta ke pemain untuk lebih banyak main di tengah. Jangan terlalu ke belakang, karena komposisi mereka [PSIM Jogja] memang lebih banyak di tengah, kalau kita di belakang maka sulit.  Karena mereka punya pemain yang kencang larinya," ucap Slamet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

News
| Minggu, 05 April 2026, 04:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement