Advertisement
Pukul PSBS 3-0 di Kandang, PSS Sleman Punya Modal Positif Hadapi Tuan Rumah Martapura FC
Iksan Pratama melakukan selebrasi usai mencetak gol di menit pertama ke gawang PSBS dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (10/9/2018) sore. - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman memiliki bekal positif jelang menghadapi laga tandang melawan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Jumat (14/9/2018) mendatang.
Hal ini menyusul raihan poin penuh skuat Super Elang Jawa -julukan PSS Sleman pada lanjutan Liga 2 2018 wilayah timur pada pekan ke-15 dengan menekuk tamunya PSBS Biak 3-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (10/9/2018) sore.
Advertisement
Tiga gol PSS disarangkan oleh Ichsan Pratama di menit ke-1, Rifal Lastori menit ke-26, dan Irkham Zahrul Milla menit ke-85.
Atas tambahan tiga poin ini, PSS berhasil menggeser pemuncak klasemen sementara Madura United dengan 31 poin. Sementara Madura United yang bermain melawan tuan rumah Kalteng Putra mengalami kekalahan 1-0 dan membuat posisi tim asal Madura tersebut berada di posisi ke-3. Adapun tambahan tiga poin atas Madura FC, membuat Kalteng Putra naik ke peringkat ke-2 dengan 29 poin.
Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengaku puas dengan hasil yang didapatkan anak asuhnya. Meski demikian, pelatih asal Kalasan ini mengaku belum puas dengan penampilan Jodi Kustiawan dan kawan-kawan. Ia berharap, raihan poin penuh di kandang kali ini menjadi bekal positif sebelum nantinya dijamu oleh Martapura FC.
"Waktunya sangat mepet, karena kami harus segera menyiapkan tim untuk menghadapi Martapura FC. Kami akan lakukan pembenahan. Secara teknis sejatinya kami tidak khawatir. Memang Martapura adalah tim yang selalu menyulitkan kami. Harapan di pertandingan selanjutnya di kandang Martapura, mereka bisa konsentrasi lebih dan mencuri poin," ujar Seto usai pertandingan.
Sementara disinggung mengenai kunci kemenangan pada pertandingan melawan PSBS, Seto menyatakan, semua tidak lepas dari gol cepat yang dicetak oleh Ichsan Pratama di menit pertama. Alhasil, dengan adanya gol cepat, Jodi Kustiawan dan kawan-kawan langsung terlecut dan menambah dua gol di pertandingan tersebut.
"Namun, lagi-lagi masih ada banyak kesalahan individu. Memang ada progres meningkat dibandingkan saat melawan Persegres, namun di pertandingan tadi masih ada mental meremehkan lawan, utamanya saat kami sudah unggul 2-0. Ini juga harus kami benahi. Tidak hanya teknis, namun mental mereka," sambung Seto.
Terpisah pelatih PSBS Slamet Riyadi kegagalan pihaknya meraih poin tidak lepas dari buruknya penampilan Imanuel Maesa di bawah mistar gawang. Kiper cadangan ini dua kali melakukan blunder dan berakibat pada terciptanya dua gol untuk PSS Sleman.
"Gol pertama dan kedua, semua kesalahan kiper. Gol ketiga karena kelelahan pemain. Namun dari segi permainan ada peningkatan jika dibandingkan melawan PSIM kemarin," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement






