Advertisement
Target Menang di Lumajang, PSS Sleman Pilih Kesampingkan Rekor Bagus Atas Semeru FC
Ahmad Hisyam Tolle melakukan selebrasi usai menjebol gawang Semeru FC di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (15/7/2018) malam. - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman memiliki rekor bagus saat berhadapan dengan Persigo Semeru FC baik dalam uji coba maupun kompetisi Liga 2 2018.
Tim berjuluk Super Elang Jawa sudah bertemu dengan The Volcano-julukan Semeru FC dua kali. Pertemuan pertama terjadi saat PSS Sleman menjalani laga pramusim, di Stadion Semeru FC, Minggu (18/3/2018). Saat itu, PSS Sleman meraih kemenangan 2-3 dari Semeru FC.
Advertisement
Sedangkan pertemuan kedua, di putaran pertama Liga 2 2018, Minggu (15/7/2018) lalu, PSS Sleman mencukur Semeru FC dengan skor telak 5-0.
Namun, catatan positif tersebut, dipastikan ditepikan oleh PSS Sleman jelang menghadapi Semeru FC pada putaran kedua di Stadion Semeru, Lumajang, Minggu (30/9/2018) mendatang.
"Kami tidak ingin memikirkan hal itu. Saat ini kami fokus untuk laga tersebut. Bagaimanapun Semeru FC pasti punya motivasi tinggi dan tidak ingin terus berada di zona merah. Mereka pasti ingin keluar dan tidak ingin terdegradasi," ujar pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro kepada Harianjogja.com, Kamis (27/9/2018) siang.
Di sisi lain, pelatih asal Kalasan ini menambahkan, saat ini kendala justru dihadapi oleh timnya jelang melawan Semeru FC. Sebab, usai meraih kemenangan 1-0 atas Kalteng Putra, pihaknya tidak memiliki waktu panjang untuk recovery pemain maupun pembenahan taktik. PSS hanya memiliki satu kali latihan, yakni sore ini di Stadion Maguwoharjo, sebelum besok bertolak ke Lumajang.
Padahal, pada laga away kali ini, Seto menyatakan, timnya menargetkan meraih poin penuh di kandang Semeru FC. Sebab, raihan tiga poin dari Semeru FC akan menyegel posisi PSS yang kini memuncaki klasemen wilayah timur.
"Rencana besok pagi kami sudah berangkat ke Lumajang. Ada 18 pemain kami bawa ke sana. Soal siapa saja nanti kami lihat di latihan sore ini. Kami tidak banyak punya waktu, untuk itu akan kami maksimalkan waktunya," terang Seto.
Menurut Seto, sejauh ini dirinya masih memantau beberapa pemain yang masih mengalami cedera. Di antaranya Dave Mustaine, Jodi Kustiawan, dan Slamet Budiono. Sedangkan untuk Adi Nugroho, Seto memastikan tidak akan diikutkan karena hasil pemeriksaan tim medis, menyatakan Adi harus istirahat total sampai akhir kompetisi.
"Harapannya, sore ini beberapa pemain tersebut sudah sembuh dan siap untuk dibawa. Namun, masih akan kami lihat perkembangannya nanti," ucap Seto.
Sementara disinggung mengenai waktu pembenahan yang mepet, Seto menyatakan tidak ada pilihan lain bagi timnya selain kembali menata sentuhan, penyelesaian akhir dan koordinasi antarpemain utamanya di lini tengah. Sebab, dari hasil evaluasi dari laga melawan Kalteng Putra, lini tengah PSS masih terlihat lemah.
"Begitu juga kesalahan individu yang masih terlihat. Kami tata lini tengah, baik saat menyerang dan bertahan. Begitu juga organisasi harus diperbaiki. Yang jelas kami ingin pemain tampil enjoy pada pertandingan kali ini," tandas Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement




