Jadwal Celta Vigo vs Juventus, Misi Bianconeri Lanjutkan Tren Positif
Celta Vigo menjamu Juventus di Liga Europa pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Simak jadwal, kondisi tim, dan peluang kedua klub.
Pelatih Madura FC Salahudin saat memberikan instruksi ke pemain / IG : Madura.fc_ official
Harianjogja.com, SUMENEP - Tim lawan PSIM Jogja di laga terakhir babak reguler wilayah timur Liga 2 2018 Madura FC mengirimkan sinyal peringatan jelang bentrok kedua kesebelasan, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (15/10/2018) mendatang.
Meski telah memastikan diri mengantongi tiket ke babak 8 besar, Laskar Joko Tole-julukan Madura FC tetap mematok tambahan poin atas PSIM Jogja.
Hal ini mengingat, tambahan poin di kandang PSIM Jogja akan mengangkat posisi mereka di klasemen akhir nantinya.
Sampai pekan ke-21, Madura FC berada di peringkat ketiga klasemen wilayah timur dengan 39 poin, di bawah Kalteng Putra dengan 39 poin dan sang pemimpin klasemen sementara, PSS Sleman dengan 43 poin.
Jika Madura FC mampu meraih kemenangan di kandang PSIM, maka mereka akan finis di peringkat kedua klasemen, dengan catatan Kalteng Putra gagal meraih kemenangan di pertandingan terakhir. Sementara jika gagal meraih poin, Madura FC akan tetap berada di peringkat ketiga klasemen dengan 39 poin, dan sulit digeser oleh Mojokerto Putra.
Pelatih Madura FC, Salahudin mengatakan, melawan PSIM, pihaknya tetap menargetkan meraih poin demi menjaga tren positif yang dimiliki oleh tim. Sebab, sebelumnya, di pekan ke-21, Madura FC berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Mojokerto Putra.
"Raihan tiga poin di kandang kemarin semoga bisa berlanjut saat berjumpa PSIM Jogja. Meski kami sudah pasti lolos ke babak 8 besar, namun pertandingan melawan PSIM kali ini akan kami optimalkan untuk pemantapan tim menghadapi babak 8 besar," ujar mantan pelatih Barito Putera ini kepada Harianjogja.com, Kamis (11/10/2018).
Meski demikian, eks pemain PSS Sleman ini mengakui jika PSIM Jogja bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Perlawanan sengit kemungkinan akan diperlihatkan oleh Laskar Mataram, saat kedua kesebelasan berjumpa.
"Oleh karena itu, kami akan tetap main normal. Mereka tim bagus, punya individu dan tim yang solid. Kami harus kerja keras untuk pertandingan kali ini," terang Salahudin.
Menurut Salahudin, dirinya tidak akan meminta kepada para pemain untuk melakukan penjagaan khusus kepada salah satu pemain ataupun sektor organisasi PSIM. Langkah ini dilakukan karena ia melihat PSIM memiliki kolektivitas tim yang baik. Begitu juga dengan build-up serangan, dan bola silang PSIM yang dianggap Madura FC akan membahayakan pertahanan mereka.
"Jadi siapa yang terdekat, itu yang perlu dijaga. Semua pemain mereka berbahaya dan kami harus kerja keras di pertadingan kali ini," tandas Salahudin.
Sementara di kubu tuan rumah PSIM Jogja, pembenahan harus terus dilakukan jelang menjamu Madura FC. Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengatakan para pemain harus segera melupakan kekalahan menyakitkan 4-0 dari PSS Sleman pada derby DIY, Rabu (10/10/2018) dan menatap pertandingan melawan Madura FC.
"Kami tentu tidak ingin mengakhiri kompetisi ini dengan hasil yang tidak baik. Kami akan langsung melakukan pembenahan, terutama dalam hal pertahanan. Jangan sampai masalah yang terjadi saat melawan PSS terulang di laga kali ini," ucap Bona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Celta Vigo menjamu Juventus di Liga Europa pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Simak jadwal, kondisi tim, dan peluang kedua klub.
Cek jadwal Samsat Bantul Oktober 2026, mulai Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA, hingga layanan pajak kendaraan malam hari.
Jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo Oktober 2026, termasuk lokasi MPP, Satpas, SIM Keliling, SIMENOR, dan syarat SIM A serta C.
Jadwal SIM Gunungkidul 16 Oktober 2026, cek lokasi SIM Station Dhaksinarga, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Polda DIY Jumat 16 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIM Keliling, SIM Corner, SKUKP, dan syarat perpanjangan SIM.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Penanganan dan Pencegahan Stunting di Gedung Serbaguna Purwosari.