Advertisement
Prediksi Burton Vs Manchester City: Sahibulbait Jadi Bulan-bulanan Lagi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Manchester City sangat produktif musim ini dan menjadi tim pertama yang mencapai 100 gol di musim ini. Leriy Sane CS melejit dengan 102 gol di semua kompetisi, paling banyak dibandingkan tim-tim lain di lima liga top Eropa.
Gabriel Jesus dan Sergio Aguero menjadi penyokong gol paling banyak untuk City. Masing-masing menyumbang 14 gol. Disusul kemudian, Raheem Sterling dengan 12 gol dan Sane dengan 11 gol. City pun berada di jalur yang tepat untuk menyamai rekor mereka ketika menembus 156 gol bersama pelatih Manuel Pellegrini pada 2013/2014.
Advertisement
Isi rekening gol City memang terus membengkak musim ini, terutama setelah memasuki pergantian tahun. Pada 2019 ini, tim berjuluk The Citizens tersebut mendulang 24 gol hanya dalam lima pertandingan. Jumlah tersebut digadang-gadang semakin bertambah ketika mereka melawat ke markas Burton, pada laga kedua semifinal Piala Liga di Pirelli Stadium, Burton-upn-Trent, Kamis (24/1/2019) pukul 02.45 WIB.
Pada laga pertama, City memberondongding gawang Burton dengan 9 gol tanpa balas. Tak ayal, duel di Pirelli Stadium hanya seperti formalitas untuk meloloskan City ke partai pamungkas Piala Liga di Wembley, London. "Kami semakin dekat ke Wembley dan kami ingin berada di sana sekaligus meraih gelar juara," ujar Pelatih City Pep Guardiola, seperti dilansir manchestereveningnews.co.uk, Selasa (22/1/2019).
Guardiola tidak menutup kemungkinan untuk melakukan rotasi besar-besaran di kandang Burton. Seperti dilansir goal.com, eks juru taktik Barcelona dan Bayern Munich tersebut memasukkan sederet pemain muda ke skuat City yang diajak melawat ke markas Burton. Di antaranya Ian Carlo Poveda, Felix Nmecha, Taylor Richards, dan Iker Pozo.
Nama-nama tersebut terdengar asing di telinga. Guardiola beberapa kali memainkan pemain muda di ajang Piala Liga, namun julamlahnya terbatas. Di antarnya, Eric Garcia, 18, Philippe Sandler, 21, dan Luke Bolton, 19, plus Phil Foden yang beberapa kali masuk skuat tim utama City.
Laga di markas Burton sendiri menjadi pertandingan yang langka di mata Guardiola. Sebab, sepanjang karier kepelatihannya, dia belum pernah memasuki leg kedua dengan membawa modal kemenangan 9-0. "Saya tidak pernah bermain di leg kedua dengan keunggulan 9-0," urainya.
Sementara Manajer Burton, Nigel Clough, akan berusaha membawa timnya menebus rasa malu akibat kekalahan memalukan 0-9 pada leg pertama lalu, saat bermain sebagai sahibulbait di hadapan pendukungnya. Kekalahan 0-9 itu memang masih menyisakan trauma bagi Clough. Dia sampai teringat dengan mendiang ayahnya, Brian Clough, setelah kekalahan telak itu.
"Pertama, dia [Brian, jika masih hidup], akan mengatakan 'kok bisa kamu kebobolan sembilan gol?'," ujar Clough.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








