Cek Harga Emas Antam dan UBS Sabtu 6 Mei 2023
Harga emas 24 karat di Pegadaian untuk cetakan UBS dan cetakan Antam terpantau turun pada perdagangan hari ini, Sabtu (6/5/2023).
Presiden Joko Widodo (tengah) bersfoto bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kanan) dan atlet bulutangkis Liliyana Natsir (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/1/2019)./Antara-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo menyebut Liliyana Natsir yang baru saja gantung raket dapat menjadi inspirasi tersendiri bagi para atlet-atlet muda. Presiden menerima kedatangan Liliyana di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (29/1/2019).
Atlet yang akrab disapa Butet itu mengakhiri kariernya dari dunia bulu tangkis setelah menjalani pertandingan babak final turnamen Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Minggu (27/1/2019).
"Indonesia sangat kehilangan atas pensiunnya Liliyana Natsir [Butet]. Bukan hanya negara kita, tapi dunia juga akan kehilangan sosok seperti Butet ini," kata Presiden mengomentari pensiunnya Liliyana Natsir, dikutip dari situs Kemenpora.
Meski demikian, Presiden yakin para atlet bulu tangkis lainnya yang lebih muda mampu mengikuti jejak yang telah ditorehkan Butet. Deretan prestasi seperti medali emas Olimpiade 2016 hingga All England 2012-2014 dapat menjadi inspirasi tersendiri bagi para atlet-atlet muda lainnya yang datang berprestasi di kemudian hari.
"Saya kira inilah yang harus dijadikan inspirasi, nilai-nilai sebuah prestasi, bagi pemain-pemain bulu tangkis yang masih junior, yang muda-muda, untuk bisa berprestasi seperti Liliyana Natsir," tuturnya.
Butet datang mengenakan kemeja putih berbalut jaket merah dengan tulisan "Tim Indonesia". Dia hadir didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sementara Presiden sendiri didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Selepas pertemuan, Butet menjelaskan bahwa kehadirannya untuk menyampaikan secara langsung kabar pensiun dirinya sebagai atlet bulu tangkis. Dia sekaligus menyatakan kesiapannya apabila dibutuhkan untuk memacu prestasi para atlet-atlet muda Indonesia lainnya.
"Iya, berpamitan dan mohon arahan dari Pak Jokowi. Setelah ini mungkin jika saya dibutuhkan untuk membantu memotivasi adik-adik saya siap untuk ke sana," ucapnya.
Kepala Negara, yang mengungkapkan pembicaraan dalam pertemuan keduanya, meminta Butet untuk tetap hadir dalam proses pengembangan prestasi kolega-koleganya baik itu di tingkat nasional maupun pengembangan bibit-bibit atlet di daerah.
"Ini sebentar lagi Butet kan menjadi ASN, tapi tetap yang saya titipkan agar bisa memotivasi ke seluruh klub-klub yang ada di daerah-daerah. Semua diberi motivasi apa yang harus dikerjakan dalam meraih sebuah prestasi seperti yang sudah didapat oleh Liliyana," kata Presiden.
Liliyana berharap agar ke depannya prestasi yang telah diraihnya selama ini dapat diulangi oleh para penerusnya. Secara khusus, ia menitipkan pesan kepada para atlet muda bulu tangkis yang akan mewakili Indonesia di Olimpiade 2020 mendatang untuk dapat mempertahankan tradisi emas Indonesia.
"Semoga prestasi-prestasi saya bisa memotivasi adik-adik untuk lebih berprestasi untuk membawa nama bangsa dan negara Indonesia di kancah internasional. Yang paling penting adalah di Olimpiade 2020, semoga tradisi medali emas tetap diteruskan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga emas 24 karat di Pegadaian untuk cetakan UBS dan cetakan Antam terpantau turun pada perdagangan hari ini, Sabtu (6/5/2023).
PDAM Bantul menargetkan 1.000-1.500 pelanggan baru pada 2026. Tiga proyek SPAM diusulkan untuk memperluas layanan air bersih.
Pemkot Yogyakarta mulai menghapus becak motor di Malioboro dan menggantinya dengan becak listrik. Target 900 unit rampung dalam dua tahun.
Menlu Sugiono menanggapi kritik Dino Patti Djalal soal kunjungan luar negeri Prabowo dan menegaskan diplomasi Indonesia membawa manfaat nyata.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 4 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 4 Juni 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.05 WIB dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000.