Advertisement
PSS Incar Sapu Bersih Laga Kandang demi Bertahan di Liga 1
Seto Nurdiyantoro (kanan) - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman mengincar minimal 51 poin di kompetisi Liga 1 2019 agar tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air. Laga kandang menjadi tumpuan untuk mendulang angka.
“Untuk mampu bertahan, kami minimal harus sapu bersih pertandingan kandang. Selain itu, kami harus mengambil beberapa poin di luar kandang,” kata pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro seusai memimpin jalannya latihan di Lapangan Banyuraden, Gamping, Senin (22/4/2019) sore.
Advertisement
Seto ingin anak asuhnya meraup poin di kandang PSM Makassar, 9 Mei mendatang. Meski cukup berat, pelatih asal Kalasan ini tetap optimistis menghadapi tim Juku Eja. “Keyakinan harus kami bawa. Kualitas pemain tentu berpengaruh, tetapi jika pemain kompak saya pikir itu akan tercapai,” lanjut Seto.
Sampai saat ini PSS Sleman masih dihadapkan pada persoalan pemenuhan kuota pemain U-23. Dari tujuh kuota pemain U-23, PSS baru memiliki empat pemain. “Kurang tiga. Untuk posisi nanti menyesuaikan. Saat ini saya sudah masukkan nama-nama [dari tim Liga 1] ke manajemen. Tetapi saya belum bisa sebutkan,” ungkap Seto.
Menurut Seto, jika nama yang direkomendasikan belum sesuai, dirinya akan mengambil pemain U-20.
“Ini yang sedang kami kejar, karena waktunya memang mepet.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






