Advertisement
Arsenal Harus Bangkit atau Gagal ke Liga Champions
Alex Iwobi - Reuters/Matthew Childs
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Arsenal masih tertahan di peringkat kelima Liga Premier 2018-2019 setelah kalah dari Wolverhampton Wanderers tenganh pekan ini. Penyerang Arsenal, Alex Iwobi, meminta timnya segera bangkit agar bisa menuntaskan misi finis di empat besar.
Arsenal kini mengoleksi 66 poin, tertinggal satu angka dari Chelsea yang berada di posisi keempat. Mesut Ozil dkk. juga cuma unggul dua poin dari Manchester United di posisi keenam.
Advertisement
"Jelas ini sulit diterima. Ini bukan hasil yang baik ketika kami ingin masuk empat besar, tapi kami tidak bisa larut, kami harus beranjak ke pertandingan berikutnya," kata Iwobi seperti dikutip dari situs resmi klub.
Ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun yang didapat Arsenal. Sebelumnya, mereka tumbang di tangan Crystal Palace. Kali terakhir Arsenal kalah beruntun adalah pada pekan pertama dan kedua Premier League musim ini. Setelah start buruk itu, Arsenal melaju tanpa kekalahan di 14 laga: 10 menang dan empat imbang.
"Ya, ini [mengecewakan], tapi terakhir kali kami mengalami kekalahan beruntun [di liga], kami melaju luar biasa. Kami akan melihat itu sebagai peningkatan kepercayaan diri, kembali ke pelatihan dan hanya fokus pada pertandingan berikutnya," tandas Iwobi.
Arsenal akan bertandang ke markas Leicester City, King Power Stadium, Minggu (28/4/2019) malam besok pukul 18.00 WIB. Jika kembali kalah, peluang The Gunners untuk melaju ke Liga Champions akan semakin sempit. Di dua laga sisa, Arsenal akan menjamu Brighton dan melawat ke kandang Burnley.
Meski demikian, pintu untuk lolos ke kompetisi paling elite di Eropa masih terbuka, yakni lewat jalur Liga Europa. Arsenal kini sudah menapak semifinal dan akan menghadapi Valencia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





