Advertisement
2 Pekan Menjelang Liga 1, 4 Pemain PSS Sleman Kegemukan
Brian Ferreira merayakan gol ke gawang PSIS Semarang pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (30/4/2019) malam. - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Empat pemain PSS Sleman kegemukan ketika Liga 1 2019 akan dimulai dua pekan lagi.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan persoalan ini harus segera diselesaikan. Terdapat empat pemain PSS Sleman kelebihan berat badan yakni Nerius Alom, Guileherme Felipe “Batata” de Castro, Brian Ferreira dan Arsyad Gufron. Mereka tidak bisa leluasa saat memainkan bola di lapangan.
Advertisement
“Soal itu [berat badan], sejak awal saya sudah bicara ke tim medis dalam hal ini dokter agar mereka diet. Jika tidak bisa, ya silakan tanya ke mereka, apakah program ini dijalankan atau tidak,” kata Seto di Stadion Maguwoharjo, Sleman, kamis (2/5/2019).
Seto menyebut sampai kini dirinya tidak akan membedakan atau mengkategorikan para pemain yang ada masuk dalam skuat inti atau cadangan. Ia meminta pemain untuk fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 1 2019.
“Tidak ada inti dan cadangan. Karena semua pemain di sini inti. Untuk itu saya minta semua fokus menghadapi kompetisi,” ujarnya.
PSS Sleman terus memoles taktik menjelang laga perdana Liga 1 2019 melawan PSM Makassar di Stadion Andi Matalatta, 15 Mei mendatang.
Dari dua kali uji coba dengan tim selevel, sektor sayap dan fullback belum menunjukkan penampilan yang maksimal.
Sejumlah pemain yang dipasang sebagai pemain sayap terlihat belum banyak menusuk pertahanan dari Badak Lampung FC dan PSIS Semarang. Alhasil, ciri khas permainan PSS yang banyak memaksimalkan kecepatan pemain sayap tidak terlihat.
“Kami coba beri pengertian kepada pemain seperti apa. Sejatinya gerakan wing sudah benar, hanya saja support dari fullback belum terlihat. Ini yang terus kami perbaiki,” kata Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement





