Rumah Singgah: Film Tentang Kanker yang Justru Ajak Penonton Tersenyum
Film Rumah Singgah angkat kisah persahabatan dan perjuangan melawan kanker. Dibintangi Adhisty Zara dan Devano, tayang 27 Agustus 2026.
Bonek saat mendukung Persebaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia pelaksana (panpel) laga kandang PSS Sleman tidak akan memberikan kuota kepada suporter Persebaya, Bonek, saat PSS Sleman menjamu Persebaya pada laga pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (13/7/2019) malam. Musababnya, kepolisian tidak memberikan izin pertandingan apabila suporter Bajul Ijo datang ke stadion.
“Ini sebenarnya hasil koordinasi dengan kepolisian. Selain itu, pada tanggal tersebut, kepolisian fokus pada pengamanan Kapolri yang akan berkunjung ke DIY,” kata Ketua Panpel PSS Sleman Tri Mulyanto, Selasa (9/7/2019) malam.
Panpel telah mengirimkan surat kepada manajemen serta pengurus suporter Persebaya agar memakluminya. Jumlah tiket yang rencananya dicetak untuk pertandingan tersebut adalah 20.000 lembar.
“Untuk harga, baru akan kami rapatkan besok,” ucap Tri Mulyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Rumah Singgah angkat kisah persahabatan dan perjuangan melawan kanker. Dibintangi Adhisty Zara dan Devano, tayang 27 Agustus 2026.
Memori HP penuh? Coba cara mengosongkan penyimpanan di Android dan iPhone agar perangkat kembali lega tanpa harus membeli ponsel baru.
Leandro Paredes mendapat kartu merah usai terlibat keributan dengan pemain Spanyol setelah final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife.
Penjual bakso berinisial H ditangkap di Godean setelah diduga membawa kabur motor, gerobak bakso, dan uang hasil penjualan milik juragannya.
Cara mengenali motor bekas eks ojek online sebelum membeli, mulai dari odometer, kondisi mesin hingga kelengkapan dokumen kendaraan.
Video bos Instagram Adam Mosseri ungkap detik-detik awal kericuhan final Piala Dunia 2026. Rekaman menunjukkan Paredes dan Molina di pusat kerumunan.