Advertisement
Penghancuran Stadion San Siro Ditentang
Stadion San Siro - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - AC Milan dan Inter Milan sepakat menghancurkan San Siro, stadion berkapasitas 80.018 penonton, pada 24 Juni 2019. Stadion baru bernilai 690 juta paun bakal berdiri di dekat lokasi stadion lama. Megaproyek ini ditargetkan selesai awal musim 2022/2023.
San Siro yang dibangun sejak Desember 1925 memang sudah menjadi salah satu stadion ikonik di jagat sepak bola. Stadion milik Pemerintah Kota Milan itu pernah menghelat laga akbar Piala Dunia 1934, Piala Dunia 1990 hingga Euro 1980. Stadion dengan nama lain Giuseppe Meazza itu juga pernah menjadi venue konser musisi ternama seperti Bob Marley, David Bowie, Bruce Springsteen hingga Duran-Duran.
Advertisement
Namun rencana pembongkaran stadion itu menemui jalan terjal. Matteo Salvini, Menteri Dalam Negeri Italia yang juga fans AC Milan garis keras, mengaku tak bisa menyetujui penghancuran San Siro. Lelaki yang juga pimpinan Partai Liga itu menilai langkah pembongkaran stadion berlawanan dengan semangatnya sebagai penggemar olahraga.
“Saya meminta salinan proyek. Setiap inisiatif disambut, terutama jika itu membantu kami mengelola keamanan dengan lebih baik. Namun sebagai penggemar olahraga, Italia, lokal Milan, dan 'Milanista', saya tidak bisa memikirkan pembongkaran Stadion San Siro yang megah,” kata Salvini dilansir Football Italia, Kamis (11/7/2019).
Banyak klub terkemuka Italia berusaha membangun stadion sendiri dengan berbagai sarana yang bisa mereka gunakan untuk memacu pendapatan sebagaimana halnya dengan banyak klub Eropa terkemuka. Saat ini, sebagian besar stadion sepak bola Italia dimiliki oleh otoritas lokal yang memiliki kepentingan sendiri.
Kepemilikan San Siro yang berada di tangan Pemkot Milan menjadi salah satu alasan kenapa stadion itu masih kukuh berdiri hingga saat ini. Penolakan tersebut tentu membuat Inter dan Milan akan mengatur siasat ulang. Tanpa restu Dewan Kota Milan, proyek stadion baru yang rencananya berkapasitas 60.000 orang itu terancam tak akan pernah dimulai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








