Masker KN-95 Mulai Langka, Produksi Dalam Negeri Masih Longgar
Harga masker tertekan setelah erupsi Anak Krakatau. Stok ritel menipis, tetapi kapasitas produksi dalam negeri masih sangat longgar.
Pesta PSM Makassar ketika perayaan HUT ke-100 klub tersebut/Antara-Yusran Uccang
Harianjogja.com, JAKARTA - CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin menolak leg kedua final Piala Indonesia 2018-2019 melawan Persija digelar di luar Makassar. Pertandingan ini seharusnya dimainkan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7/2019).
Namun, PSSI kemudian menundanya karena alasan keamanan. "Saya menyampaikan kepada PSSI, kalau pertandingan ditunda dan diselenggarakan di tempat lain, PSM tidak akan ikut lagi," ujar Munafri di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7).
Ucapan Munafri itu langsung disambut meriah oleh ribuan suporter PSM yang memenuhi stadion.
Pria berusia 43 tahun itu pun meminta suporter untuk tidak membuang tiket yang sudah di tangan karena akan ditukar dengan uang.
"Teknisnya akan diserahkan kepada panitia pelaksana pertandingan dan kalian tidak akan dirugikan sama sekali," kata Munafri kepada para pendukung skuat berjuluk Juku Eja.
Pertandingan kedua final Piala Indonesia 2018-2019 PSM Makassar melawan Persija, yang sedianya digelar di Makassar pada Minggu mulai pukul 15.30 WIB ditunda. PSSI menyebut keputusan itu diambil atas dasar keamanan dan kenyamanan.
Penundaan mendadak tersebut membuat para suporter PSM, yang datang dari berbagai wilayah di Sulawesi dan sudah berada di Stadion Andi Mattalatta sejak siang hari, kecewa.
Pentolan suporter PSM yang juga Panglima Laskar Ayam Jantan, Uki Nugraha, menolak anggapan Persija tidak aman berada di Makassar.
Kalau pun ditunda, Daeng Uki meminta agar laga leg pertama di Jakarta, ketika PSM kalah 0-1, juga harus dibatalkan.
"Hasil pertandingan itu harus dibatalkan dan melaksanakan laga di tempat netral," tutur dia.
Demi menenangkan suporter yang kecewa, manajemen PSM Makassar termasuk CEO Munafri, para pemain dan legenda klub menyapa para pendukung dengan masuk ke lapangan dan berjalan mengitari stadion.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga masker tertekan setelah erupsi Anak Krakatau. Stok ritel menipis, tetapi kapasitas produksi dalam negeri masih sangat longgar.
KTT BRICS ke-18 di India mempertemukan 11 negara anggota di tengah konflik AS-Iran dan Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global.
Sekolah di Jogja memperkuat literasi, numerasi, dan STEM berbasis PISA untuk meningkatkan daya kritis, kreativitas, dan kemampuan siswa.
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Empat pria bertopeng membakar Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo setelah mengancam penjaga malam dengan senjata tajam.
Harga Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak naik hingga akhir 2026. Pemerintah menjaga harga BBM subsidi demi daya beli masyarakat.