Advertisement
Diminati Klub Liga 1, Witan Sulaeman Pilih PSIM demi Karier di Eropa
Witan Sulaeman - Antara/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Gelandang Timnas Indonesia U-19, Witan Sulaeman, mengaku diincar banyak klub Liga 1, tetapi lebih memilih PSIM karena ingin mendapatkan menit bermain sebelum mengembangkan karier ke Eropa.
Witan Sulaeman, remaja kelahiran Palu, 8 Oktober 2001, belum bisa bermain di Eropa karena usianya belum genap 18 tahun. Klub-klub Eropa dilarang membeli pemain di luar benua tersebut sebelum usia meraka 18 tahun. Para pelanggarnya akan dikenai hukuman, seperti Chelsea atau Manchester City.
Advertisement
Sementara, Witan beberapa waktu lalu mengungkapkan rencananya untuk menemui beberapa klub yang tertarik merekrut dirinya. Bulan lalu, dia mengaku akan berangkat pada Agustus. Namun, dia baru sebatas ikut latihan dan belum dikontrak secara resmi lantaran usianya baru 17 tahun.
Witan kemudian mengubah keputusan. Alih-alih langsung mengembara ke Benua Biru, gelandang belia ini memilih mengasah pengalaman di kompetisi domestik. Dia baru akan pergi pada Januari 2020 saat usianya sudah lewat 18 tahun.
BACA JUGA
Namun, dia enggan menerima pinangan klub-klub Liga 1 karena khawatir hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Witan kemudian memilih PSIM, klub dengan ambisi besar promosi ke Liga 1 musim depan. PSIM adalah klub yang mau menerimanya dalam jangka waktu singkat dan tak keberatan melepas salah satu bakat terbesar sepak bola Indonesia itu ke Eropa.
“Saya sangat sulit negosiasi dengan klub di Indonesia, karena saya tidak lama main di Indonesia. Setelah masuk usia 18 tahun, saya harus ke luar. Tetapi, Alhamdulillah, PSIM bersedia. Saya di sini akan menimba pengalaman dan berharap mendapatkan menit bermain. Saya akan memperlihatkan kemampuan terbaik jika diberi kesempatan agar PSIM bisa mencapai target lolos ke Liga 1,” ucap Witan.
Sejauh ini, Witan belum mengungkapkan klub Eropa yang akan dia tuju. Namun, salah satu peminatnya adalah klub dari Portugal. PSIM sekarang sedang membangun kekuatan untuk menjuarai Liga 2 2019 sekaligus promosi ke Liga 1 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement






