Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Pertandingan final Liga 3 2019 / IG : PSKC_Cimahi
Harianjogja.com, BOGOR - Persijap Jepara berhasil menjadi juara Liga 3 2019 setelah mengalahkan PSKC Cimahi dengan skor 3-1 di partai final, di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (29/12/2019).
Sejak awal babak pertama kedua kesebelasan memperlihatkan permainan menyerang. Sejumlah peluang juga didapatkan oleh kedua kesebelasan, tetapi hingga babak apertama usai skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan masih melakukan jual beli serangan. Persijap baru mampu mengubah kedudukan 1-0 pada menit ke-67 melalui Faldi Ades melalui tendangan di dalam kotak penalti. Skor 1-0 tidak membuat Persijap mengendurkan serangan. Menit ke-71, Persijap menggandakan kedudukan menjadi 2-0 melalui Rizki Hidayat.
Sementara tertinggal 2-0 membuat PSKC tampil menekan. Akan tetapi, di menit ke-73, gawang PSKC justru kembali kebobolan melalui Zainal Arifin. Skor 3-0 untuk keunggulan Persijap.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama, PSKC mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 melalui Dian Sasongko pada menit ke-80. Hingga akhir peluit akhir tanda pertandingan berakhir skor 3-1 tetap bertahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.
Dinsos Kulonprogo mencoret 40 penerima KKS setelah validasi, termasuk ASN, warga mampu, hingga data tidak valid.
Aktivitas Gunung Sinabung meningkat ditandai tremor dan gempa vulkanik. PVMBG minta warga waspada potensi erupsi.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.