Dari Prancis, Paus Leo XIV Serukan Eropa Ikut Jaga Perdamaian Dunia
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Tangkapan layar video Pemain AHHA PS Pati Zulham Zamrun bermain kasar pada pertandingan persahabatan melawan Persiraja Banda Aceh. /Instagram-/@pengamatsepakbola.
Harianjogja.com, JAKARTA – Manajemen PS AHHA Pati memaksa pulang dua pemainnya, Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun, dari pusat pelatihan di Jakarta. Sanksi tersebut diberikan usai Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun melakukan aksi buruk kala melakoni laga uji coba melawan Persiraja Banda Aceh.
Sosok dua penggawa AHHA PS Pati memang tengah jadi sorotan usai melakukan aksi yang terbilang brutal dalam laga uji coba melawan Persiraja Banda Aceh. Laga tersebut digelar di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Senin 6 September 2021.
Dalam laga tersebut, Java Army –julukan AHHA PS Pati FC- menang dengan skor 3-0. Tetapi, di balik kemenangan itu, ada insiden buruk. Pasalnya, kedua pemain Java Army melakukan hal yang tidak layak sebagai pesepakbola.
BACA JUGA : PSSI Pertimbangkan Ubah Nama Klub Bola Atta Halilintar
Salah satunya dilakuan Syaiful Indra Cahya yang melancarkan tendangan kungfu kepada pemain Persiraja. Aksinya ini tentu saja sangat membahayakan.
Atas insiden tersebut, pihak klub memberikan surat teguran kepada mantan pemain Arema FC itu. Syaiful Indra Cahya kemudian dipulangkan dari pemusatan pelatihan di Jakarta.
Selain Syaiful, Zulham Zamrun juga diberikan sanksi yang sama. Pasalnya, pemain berusia 33 tahun itu nyaris baku hantam dengan pemain Persiraja, Defri Rizki.
Atas insiden yang dilakukan dua pemain tersebut, Divo selaku COO AHHA PS Pati FC mengambil tindakan tegas. Melalui akun Instagram resmi klub, dia menyatakan bahwa kedua pemain tersebut telah diberi hukuman dan berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran untuk para pemain di timnya.
“Kami memulangkan Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun dari pemusatan latihan di Jakarta,” kata Chief Operating Officer (COO) AHHA PS Pati FC, Divo Sashendra,, dalam akun Instagram resmi AHHA PS Pati FC, Selasa (7/9/2021).
“Semoga pengalaman ini dapat membuat kami lebih dewasa dan dapat semakin lebih menjunjung tinggi apa yang disebut dengan respect dalam sepak bola,” lanjutnya.
Dalam menyikapi insiden tersebut, pihak AHHA PS Pati juga sudah meminta maaf langsung kepada pihak Persiraja Banda Aceh. Manajer AHHA PS Pati, Doni Setiabudi, bersama dengan Syaiful pergi menemui Sekretaris Persiraja, Rahmat Djailani, dan pemain M Nadhif untuk meminta maaf.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.