Advertisement
Tak Bisa Berbuat Banyak, Ini Sikap Manajemen PSS Sleman atas Tuntutan Dejan Out
Ratusan suporter mengepung Omah PSS, Kamis (30/9/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman tak bisa berbuat banyak untuk memenuhi desakan suporter PSS yang meminta Pelatih Dejan Antonic dipecat.
Ratusan suporter menggeruduk Omah PSS di Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, sejak Kamis (30/9/2021) sore hingga malam hari. Namun, belum ada keputusan yang memuaskan fans.
Advertisement
Para suporter mulai mendatangi Omah PSS sekira pukul 15.30 WIB. Dengan pakaian didominasi hitam, mereka meneriakkan Dejan Out dan Marco Out.
Perwakilan manajemen PSS, M. Eksan menjelaskan keputusan pemecatan Dejan tetap ada pada direksi. "Kami jajaran manajemen tidak bisa langsung memutuskan," ujarnya.
Manajemen kemudian menyampaikan lima poin. Pertama, mengerti kekecewaan yang dialami oleh Sleman Fans dan telah melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Kedua, manajemen PT PSS berikan teguran keras kepada tim kepelatihan. Tim masih dalam proses untuk mencapai performa terbaik khususnya dari sisi fisik. Manajemen percaya tim akan segera bangkit dan kembali ke performa yang seharusnya.
Ketiga, manajemen akan memonitor ketat performa tim di putaran kedua. Manajemen juga akan mengevaluasi Dejan Antonic dan mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk menjaga tim tetap di dalam jalur yang telah ditargetkan.
Keempat, manajemen telah melakukan komunikasi dengan pemain, pelatih, ofisial, dan semua jajaran berkomitmen bangkit dan mendapatkan hasil terbaik pada pertandingan berikutnya.
Kelima, manajemen, pemain, pelatih dan ofisial meminta dukungan dan kepercayaan dari seluruh fans.
Sementara, saat berbicara melalui sambungan telepon dengan perwakilan suporter, Direktur Utama PT PSS Marco Gracia Paulo mengatakan bersedia memecat Dejan, tetapi dia menyebut markas PSS akan dipindah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement






