Kelok 23 Dibuka, Bupati Bantul Ingatkan Warga Jangan Dirikan Bangunan Liar
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Bus Arema FC yang dirusak suporter./Instagram Juragan 99
Harianjogja.com, JOGJA - Polsek Gondokusuman menangkap seorang pelaku perusak bus tim Arema FC pada Rabu (20/10/2021) malam di Hotel New Saphir Jogja. Pelaku berinisial YS, 15, warga Sidoarjo yang disebut polisi berada dalam pengaruh alkohol saat melakukan aksinya.
Kapolsek Gondokusuman AKP Surahman mengatakan bus Arema FC dirusak sekitar pukul 22.45 WIB, Rabu malam. Bus dilempar batu sehingga kaca bagian depan serta bagian samping pecah. Pelaku diduga berjumlah 10 orang dan diduga berafiliasi pada kelompok suporter tertentu.
BACA JUGA: Jelang Laga di Maguwoharjo, Bus Arema Dirusak Menggunakan Gir, Batu, dan Rantai
"Satu unit bus saja yang kena. Mereka pakai spanduk kelompok suporter tertentu. Batako yang dia lempar, kena kaca bus. Korban jiwa enggak ada, hanya material berupa kerusakan kaca depan sama samping, sama spion," kata Surahman, Kamis (21/10/2021).
Dia menjelaskan awalnya para pelaku bergerak dari arah timur menuju Malioboro. Sesampainya di Hotel New Saphir Jogja, mereka melihat bus Arema FC terparkir dan langsung menimpuk bus tersebut. "Mereka berjalan kaki, mau ke Malioboro. Mungkin sudah disiapkan batunya," ujar Surahman.
Saat dilempari batu, bus kosong. Para pemain dan ofisial klub telah berada di dalam hotel untuk beristirahat. Jumlah pelaku diduga polisi berjumlah 10 orang dan baru tertangkap satu. Mereka disebut berasal dari kelompok yang sama. "Asal Surabaya, mereka ke Jogja dengan menumpang naik truk," jelas dia.
Seorang pelaku tertangkap sesaat setelah kejadian oleh satpam hotel dan kemudian digelandang ke kantor polisi. Pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara serta pasal 406 KUHP KUHP. "Sementara masih kami dalami lagi dan kami hubungi keluarga untuk mendampingi," kata Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Fornazari mencetak gol perdana untuk PSS Sleman, tetapi rela menukar gol tersebut dengan kemenangan Super Elja.
Aghniny Haque mempelajari bahasa isyarat arkais yang langka untuk memerankan Melor dalam film horor Malaysia, Khadam.