Advertisement
PSIM Ingin Pertahankan Seto untuk Proyek Jangka Panjang
Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro - Instagram @psimjogja_official
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Musim 2021/2022 belum berakhir, manajemen PSIM Jogja sudah ancang-ancang memakai kembali tenaga pelatih Seto Nurdiyantoro untuk mengarungi kompetisi musim depan.
Hal itu ditegaskan CEO PSIM, Bima Inung, dalam temu media di kawasan Timoho, Senin (1/11). Dalam kesempatan itu, Bima menegaskan visi misi Seto sangat cocok dengan proyek jangka panjang PSIM.
Advertisement
“Apa yang jadi pemikiran coach Seto dalam memimpin tim serta urusan akademi sepak bola, pas dengan konsep manajemen. Coach Seto masuk dalam rancangan jangka panjang kami [manajemen] tetapi tentu saja itu tergantung bagaimana nantinya keputusan coach Seto,” tutur Bima, siang tadi.
Dia menegaskan keputusan memperpanjang posisi di kursi kepelatihan masih bergantung pada Seto sembari menyelesaikan perjalanan PSIM di musim ini. Alasannya, belum ada pembicaraan seputar perpanjangan kontrak dengan mantan pemain Timnas Indonesia itu.
Saat ini, Seto bersama seluruh skuat Laskar Mataram, julukan PSIM, fokus pada putaran kedua Liga 2 yang dimulai pada Selasa (2/11) ini. Di laga pertama putaran kedua ini, PSIM akan menghadapi PSCS Cilacap di Stadion Manahan.
Bagi Bima, setiap laga di putaran kedua menjadi sangat krusial bagi PSIM apabila ingin melanjutkan mimpinya lolos ke Liga 1. Apabila bisa memaksimalkan poin dari lima laga yang ada, PSIM berkesempatan melaju ke babak delapan besar Liga 2.
“Peluang ke babak delapan besar ada meski kecil. Tetapi, keyakinan untuk bisa lolos itu yang kami jaga dan coba wujudkan di putaran kedua,” tutur Manajer PSIM, Farabi Firdausy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mentan Larang RPH Naikkan Harga Daging Sapi di Ramadan-Idulfitri
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Damkar Sleman Evakuasi Ular Sanca 3,5 Meter di Tempel
- Kasus Leptospirosis Gunungkidul 2025 Capai 30 Orang, 1 Warga Meninggal
- YKC10K 2026 Digelar 8 Februari, Tantang 1.000 Pelari di Jogja
- Ilmu Komunikasi Unisa Gandeng UiTM Perkuat Publikasi Internasional
- Perempuan Ditemukan Tewas di Banguntapan, Polisi Telusuri Penyebabnya
Advertisement
Advertisement



