Viral Anak Ayam Jadi Suvenir Pernikahan Rangga dan Nunu Tuai Kritik Warganet
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Penyerang PSS Irfan Jaya (kanan) merayakan gol ke gawang Borneo dalam lanjutan Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Senin (1/11/2021)./Instagram @pssleman_official
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic menyebut kemenangan melawan Borneo FC merupakan buah dari kerja keras tim. Ia bertekad membawa PSS Sleman menuju zona aman di Liga 1 2021/2021.
PSS Sleman unggul tipis 2-1 atas Borneo dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Senin (1/11/2021) sore. Irfan Jaya memberikan peran penting dengan mencetak dua gol dengan mencetak brace.
BACA JUGA: Arthur Irawan Beri Andil, PSS Menang Atas Borneo
Dejan Antonic menyampaikan rasa gembiranya atas raihan tiga poin tersebut. Ia mengakui pertandingan melawan Borneo sangat berat. Super Elang Jawa sedang dalam tren kurang baik karena selalu kalah dalam dua laga terakhir sebelum menghadapi Borneo. Namun berkat kerja keras dan kedisiplinan para pemain, PSS Sleman akhirnya memenangi pertarungan.
“Pertama kami senang sekali dapat tiga poin, anak-anak bermain cukup bagus, pertandingan ini cukup berat sekali untuk kedua tim karena dari pertandingan sebelumnya [hasil kurang maksimal]. Saya ingin bilang terima kasih banyak untuk pemain saya,” katanya dalam konferensi pers usai laga.
Dejan menambahkan kemenangan melawan Borneo FC merupakan hasil kerja keras tim. Gol pertama yang diciptakan Irfan Jaya merupakan kombinasi dari kerja tim.
“Kami tetap disiplin dan dengan berbagai taktik akhirnya bisa mencetak gol. Pertama dari Irfan Jaya, ini gol fantastis dan hasil kombinasi dari tim. Gol kedua karena ada kesalahan dari pemain Borneo, tetapi itulah sepakbola,” katanya.
Pelatih asal Serbia ini ingin timnya fokus melawan Tira-Persikabo pada Sabtu, 6 November nanti. Ia bertekad untuk membawa PSS menuju zona aman, sekaligus berharap semua persoalan yang mendera PSS segera berakhir.
BACA JUGA: PSIM Ingin Pertahankan Seto untuk Proyek Jangka Panjang
Dejan saat ini sedang berada di kursi panas. Manajemen memberinya waktu hingga laga melawan Tira-Kabo. Jika di laga tersebut PSS kembali mengecewakan dan kalah, Dejan bisa dipecat.
“Kami sekarang fokus ke Tira-Persikabo, semoga kami lebih baik lagi. Semoga kami bisa perbaiki semua masalah di luar yang ganggu kami,” ucapnya.
PSS kini bertengger di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan nilai 11 dari 10 laga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.