Advertisement

Pertahankan Dejan sebagai Pelatih, Manajemen PSS Yakin Bisa Lebih Baik di Liga 1

Budi Cahyana
Kamis, 11 November 2021 - 16:02 WIB
Budi Cahyana
Pertahankan Dejan sebagai Pelatih, Manajemen PSS Yakin Bisa Lebih Baik di Liga 1 Dejan Antonic - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Manajemen PSS Sleman mempertahankan Dejan Antonic sebagai pelatih meski suporter menginginkan pelatih asal Serbia itu angkat kaki dengan melambungkan tagar #dejanout dan berdemonstrasi beberapa waktu lalu. PSS yakin Dejan bisa membawa Super Elang Jawa meraih prestasi lebih baik di Liga 1 2021/2022.

Menjelang Series 3 Liga 1, PSS tertahan di papan tengah klasemen sementara, berada di peringkat kesepuluh dengan nilai 14. PSS akan bertanding melawan PSM Makassar pada Kamis (18/11/2021) malam. Manajemen cukup puas dengan performa PSS polesan Dejan di Series 2.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA: Serang Rekan Sendiri, Bintang PSG Ditangkap Polisi

“Kami percaya dengan coach Dejan Antonic, dengan pengalaman yang luar biasa di sepak bola, dia masih mampu membawa PSS Sleman mengarungi BRI Liga 1 2021/2022 dengan prestasi lebih baik,” kata Andywardhana, Dirut PT. Putra Sleman Sembada (PT. PSS), perusahaan pengelola PSS, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (11/11/2021).

“Kami dari manajemen sangat mempercayakan hal tersebut kepada coach Dejan. Kami tidak akan melakukan intervensi apapun kepada coach Dejan, agar coach Dejan bisa lebih fokus tanpa gangguan ataupun intervensi dari siapa pun,” imbuhnya.

Andywardhana mengatakan keputusan ini tidak bisa  mengakomodasi semua keinginan suporter.

“Percayakan kepada kami. Manajemen PSS dan coach Dejan berusaha memberikan yang terbaik untuk PSS Sleman. Mohon maaf kalau tidak bisa mengakomodasi kemauan beberapa pihak. Mohon dukungan, doa dan berikan kesempatan untuk membuktikan hal itu,” tuturnya.

Sebelumnya, suporter PSS sangat menginginkan Dejan pergi. Musababnya, permainan Super Elang Jawa dianggap buruk di tangan eks pelatih Madura United tersebut. Suporter bahkan berdemonstrasi menuntut Dejan mundur. Keinginan itu direspons Marco Gracia Paulo, yang kala itu masih menjabat Dirut PT PSS, dengan wacana memindahkan markas PSS. Omongan Dejan malah memperkeruh situasi yang berbuntut pada keputusan perusahaan memberhentikannya dari jabatan orang nomor satu direksi PT PSS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Peringati Satu Tahun Perlawanan, Warga Wadas Gelar Pentas Seni dan Dirikan Patung

News
| Kamis, 09 Februari 2023, 14:47 WIB

Advertisement

alt

Hyatt Regency Yogyakarta Hadirkan Sunday Brunch dengan Live Painting

Wisata
| Kamis, 09 Februari 2023, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement